KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Kegiatan ESG Mission, Engaging for The Future masih berlangsung. Selama sebulan, dari Mei hingga Juni, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer Astra Motor Kaltim 1 menyelenggarakan berbagai program.
Program ini mencakup berbagai aspek penting dalam keberlanjutan nasional, dengan fokus utama pada edukasi mengenai penggunaan sepeda motor listrik, keselamatan berkendara, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada lingkungan dan sosial, tetapi juga pada pentingnya pendidikan dan kesadaran informasi di era digital saat ini.
Salah satu momen penting dari kegiatan ini adalah pengajaran kepada pelajar SMK 6 Balikpapan tentang cara memilah dan mencegah informasi berita hoaks.
Region Head Astra Motor Kaltim 1, Suryanto Wirawan, menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam membangun Indonesia yang lebih baik. "Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Kaltim 1 memperkuat kontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik dengan terlibat langsung dalam berbagai bidang yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta keselamatan berkendara," ujarnya, Selasa (25/6).
Pada acara tersebut, para peserta dari SMK 6 Balikpapan tidak hanya diberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi dan simulasi mengenai cara efektif memilah informasi yang mereka terima dari berbagai media, termasuk media sosial yang semakin populer.
Materi edukasi tersebut disampaikan oleh empat jurnalis Balikpapan, yang tidak hanya membagikan pengalaman pribadi mereka dalam menangani informasi hoaks, tetapi juga memberikan tips dan strategi untuk memastikan kebenaran informasi sebelum disebarkan lebih luas.
"Penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa dalam menghadapi banjir informasi di era digital ini, kehati-hatian dalam menyebarkan dan menggunakan informasi sangatlah penting. Dalam memerangi hoaks, keterampilan ini harus dimiliki oleh setiap individu, terutama dalam membangun masyarakat dan lingkungan yang sehat agar terhindar dari propaganda," ujar Ulil Mu'awanah, jurnalis Kaltim Post.
Vocational Officer Satu Hati Edukasi Program Astra Motor Kaltim 1, Rusdianto, menambahkan bahwa selain pendidikan tentang informasi, kegiatan "ESG Mission, Engaging for The Future" juga memberikan pencerahan tentang pentingnya lingkungan dan keberlanjutan. Melalui program ini, Astra Motor Kaltim 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, dengan harapan dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dalam upayanya untuk merangkul berbagai aspek kehidupan masyarakat, Astra Motor Kaltim 1 tidak hanya berfokus pada bisnis sepeda motor, tetapi juga memperluas cakupan program untuk diaplikasikan. "Dukungan terhadap pendidikan dan kesadaran informasi di era digital ini menjadi bukti nyata bahwa Astra Motor Kaltim 1 tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada tanggung jawab, termasuk dalam menyampaikan sebuah informasi yang valid dan aktual," ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari pihak sekolah dan peserta, yang menganggap kegiatan Educate For You sebagai langkah penting dalam persiapan menghadapi tantangan informasi di masa depan. Dengan semakin meningkatnya penetrasi internet dan penggunaan media sosial di Indonesia, penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang baik tentang cara memilah informasi yang benar dan terpercaya.
Kepala SMK 6 Balikpapan, Agus Prihanto, menyampaikan bahwa kegiatan Educate For You di Balikpapan menjadi bagian dari upaya lebih besar dari Astra Motor Kaltim 1 dalam memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk terlibat aktif dalam upaya memajukan bangsa dan menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Dari kegiatan ini, saya tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga edukasi yang berkaitan dengan cara mengantisipasi hoaks serta bagaimana melaporkannya," ucap pelajar kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor SMK 6 Balikpapan, Muhammad Heru Hadi Saputra.