Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wali Kota Balikpapan Dukung Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 3 Juli 2024 | 19:26 WIB
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyetujui rencana revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur.

Dalam pernyataannya kepada media, ia menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan estetika pasar, tetapi juga memberikan manfaat bagi pedagang dan pengunjung.

"Kita perlu memastikan bahwa rencana revitalisasi ini berjalan lancar dengan melibatkan komunikasi yang baik antara semua pihak terkait, termasuk pedagang yang ada di Pasar Inpres Kebun Sayur," ujar Rahmad.

"Harus ada titik temu, di mana pedagang merasa nyaman dengan pembangunan itu dan pemerintah juga bisa memfasilitasi, karena (Pasar Inpres Kebun Sayur) adalah ikon. Jadi, kita harap ada komunikasi yang baik dan bisa segera dibangun," tambahnya.

Pasar Inpres Kebun Sayur telah lama menjadi ikon kegiatan ekonomi lokal di Balikpapan Barat. Namun, selama bertahun-tahun, infrastruktur pasar semakin termakan usia dan tak lagi elok dipandang.

Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, rencana revitalisasi sebenarnya telah digulirkan sejak tahun 2012, tetapi terdapat kendala yang menghambat kemajuannya.

Pada tahun 2020, impian untuk memulai revitalisasi kembali gagal akibat ketidaksepakatan.

"Pemerintah yang akan membangun sendiri tanpa pihak ketiga, agar biaya sewanya juga bisa lebih murah," tegas Rahmad.

Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur tidak hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga merupakan sebuah investasi dalam membangun citra Balikpapan sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan yang berkembang pesat.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan dari masyarakat serta pihak terkait lainnya, masa depan pasar ini terlihat semakin cerah.

Rahmad juga menegaskan kesiapannya untuk memfasilitasi kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk merevitalisasi pasar ini.

"Bisa menggunakan dana APBD atau sumber lainnya, teknisnya akan kita atur agar pembangunan berjalan lancar tanpa harus melibatkan pihak ketiga," sebut Rahmad.

Dengan revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur menjadi pusat perdagangan yang modern dan menarik semakin terbuka lebar, pusat cenderamata itu diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri menambahkan, nantinya, pasar juga akan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung.

Bila diperlukan, Haemusri menyatakan bahwa Dinas Perdagangan siap mengajukan proposal ke Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut dalam hal alokasi dana.

"Estimasi alokasi dana yang dibutuhkan sekitar Rp 20 sampai Rp 30 miliar untuk revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur," tandas Haemusri.

 
 
4o
Editor : Thomas Priyandoko
#pasar inpres balikpapan #balikpapan