KALTIMPOST.ID, Suzuki memberi kesempatan besar bagi siswa SMK melalui program magang yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka.
Program ini bertujuan mempersiapkan generasi muda agar siap terjun ke dunia kerja dengan pengalaman yang berharga.
Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, Suzuki menekankan pentingnya penyerapan SDM dari daerah.
Dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membawa berbagai perubahan, termasuk dalam persaingan tenaga kerja, Suzuki berkomitmen untuk memastikan bahwa SDM lokal tidak kalah bersaing dengan para pendatang dari luar daerah.
Baca Juga: New Carry Tangki Air Diperkenalkan di Suzuki Expo 2024, Solusi Aman bagi Pelaku Usaha Air Bersih
"Program magang ini merupakan langkah strategis Suzuki untuk mendukung pengembangan karier siswa SMK dan memperkuat daya saing mereka di pasar tenaga kerja, dan agar bisa langsung siap kerja," tutur Chief Operation Officer PT Samekarindo Indah Dekriswan Zihono.
Dalam ajang Suzuki Expo 2024 di Plaza Balikpapan, mulai tanggal 10 hingga 16 September 2024, pihak PT Samekarindo Indah sekaligus menggelar kompetisi mekanik bagi siswa SMK se-Kaltim.
Terdapat sekitar 22 peserta yang ikut dalam lomba tersebut, kemudian di seleksi hingga menjadi 6 finalis.
Berbagai pembekalan terkait pekerjaan bengkel juga diberikan pada para peserta untuk menambah skill dan pengetahuan mereka.
"Hampir setiap daerah di Kaltim terwakili. Ada 22 SMK. Antusiasme mereka sangat besar untuk kegiatan ini," sebutnya
Untuk diketahui, kompetisi ini memberikan hadiah utama berupa 1 unit mobil Suzuki Karimun Wagon R dan uang pembinaan untuk juara pertama.
Sementara itu, juara dua mendapat engine dan uang pembinaan, serta juara ketiga mendapatkan transmisi dan uang pembinaan.
"Hadiah berupa mobil ini merupakan yang terbesar yah di Balikpapan, selain itu ada engine dan transmisi yang diberikan pada mereka untuk praktik kerja langsung," ungkapnya.
Baca Juga: Penjualan Tumbuh Signifikan Berkat IKN, Suzuki Semakin Dekatkan Diri lewat Expo di Plaza Balikpapan
Menurutnya, perlombaan ini hadir untuk mempersiapkan para peserta untuk memasuki dunia kerja. Sehingga ia berharap, kompetisi ini dapat menambah dan meng-upgrade skill mereka untuk siap bekerja.
"Apalagi kita juga menerima mereka untuk praktik di bengkel kami. Di seluruh bengkel Suzuki di Kaltim. Kita juga berada di seluruh kabupaten kota Kaltimtara," jelasnya.
Adapun pemenang kompetisi ini, adalah juara pertama Muhammad Rayhan Sakban asal SMK 12 Samarinda, juara kedua disabet oleh Christian Vincen dari SMK 5 Balikpapan, serta juara ketiga yang merupakan pelajar asal SMK 6 Balikpapan Devandra.
Selain itu, juara harapan diraih oleh Nelson asal SMK 1 Balikpapan, Muhammad Akmal asal SMK 1 Bontang yang mendapatkan juara harapan 2, hingga juara harapan 3 yang diraih oleh SMK Muhammadiyah Sangatta, Andika.
"Tidak menyangka bisa menang. Sebelumnya sudah pernah ikut kompetisi seperti ini dan juara 3. Akhirnya kali ini juara 1," ungkap juara 1 kompetisi tersebut, Muhammad Rayhan Sakban, atau yang biasa disapa Rayhan siswa kelas 12 dari SMK 12 Samarinda.
Rayhan juga mengungkapkan bahwa bidang yang dilombakan adalah elektrikal, dengan fokus pada lampu dan perawatan berkala pada kendaraan. Adapun untuk tantangan terbesar yang dihadapinya adalah mempelajari lebih dalam soal perawatan berkala.
"Itu banyak sekali komponennya, jadi hambatannya juga banyak," tuturnya.
Dalam kompetisi ini, peralatan yang digunakan disediakan oleh Suzuki, sehingga para peserta dapat berfokus pada kemampuan teknis mereka.
Dirinya mampu menaklukkan kompetisi bidang elektrikal dan perawatan berkala tersebut setelah mengikuti bimbingan sang guru Sugi Yanto.
"Ada beberapa trouble tadi, tapi Rayhan bisa menyelesaikan itu. Kami pun bangga sebagai guru," ujar guru pembimbing Rayhan, Sugi Yanto
Ia juga optimistis bahwa siswanya mampu bersaing di kompetisi tingkat nasional selanjutnya. Sugi yang mengampu jurusan teknik kendaraan itu juga mengatakan, nantinya para guru-guru pembimbing dan finalis yang berjumlah enam orang akan mendapatkan pelatihan khusus di Jakarta oleh pihak Suzuki.
Ketika ditanya mengenai penyerapan SDM lulusan dari SMK, Sugi mengatakan secara persentase terbilang tinggi, mencapai 60 persen.
Lokasi SMK 12 yang berada di Samarinda memudahkan lulusannya untuk langsung terserap oleh perusahaan-perusahaan di daerah sekitarnya.
"Setelah lulus anak-anak kami banyak yang diserap dan diterima perusahaan sekitar Samarinda, sisanya ada yang melanjutkan kuliah," kata Sugi.
Baca Juga: Pekerjaan Drainase Jalan Ruhui Rahayu Dilanjutkan, Akses Ditutup Sementara
Sugi menegaskan bahwa SMK 12 Samarinda juga telah siap menghadapi tantangan pembangunan IKN. Adapun pihak sekolah juga telah melengkapi berbagai sarana-prasarana penunjang.
Termasuk mengenai hadiah mobil yang diterima, Sugi menjelaskan bahwa mobil Suzuki Karimun Wagon R tersebut diperuntukkan untuk praktik siswa.
"Sekolah terus update, kita ikuti perkembangan dan kebutuhan fasilitas juga sudah bagus karena sudah mengikuti teknologi terbaru. Dunia otomotif di sekolah ini telah berkembang pesat, dengan para siswa sudah diajarkan teknologi terkini," tandasnya. (*)
Editor : Dwi Puspitarini