KALTIMPOST.ID-Sejak pertama kali kembali dibuka pada Sabtu (31/8), Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan mulai mendapat tempat bagi sejumlah orang. Bahkan yang datang tak hanya warga lokal. Sejumlah turis asing juga datang untuk menyantap menu yang disediakan. “Mereka nongkrong sambil kerja di depan laptop. Sambil menikmati kopi,” kata Jaka Dharma, owner Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan.
Sebelum kembali dibuka. Kopi Johny Bali sudah lama beroperasi. Namun kala itu menghidangkan menu non-halal. Setelah kedai itu diambil alih oleh Jaka Dharma bersama sang istri, Wiwin Hendra, kini kafe tersebut hanya menyajikan menu halal. “Kami juga tidak menjual minuman yang mengandung alkohol,” jelasnya, Selasa (8/10).
Jaka mengaku, saat awal-awal kembali beroperasi, pernah ada pengalaman menarik dari turis asing. Di mana memang hampir saban hari, bule dari berbagai negara datang ke kedainya.
“Waktu itu, ada bule yang bingung bagaimana caranya makan soto. Turis itu bertanya, apakah nasinya atau kuah sotonya yang dimakan duluan,” bebernya. “Bahkan awalnya bule itu mengira, cara makan nasi itu seperti makan burger,” tambahnya.
Tak ayal, melihat perilaku para turis itu cukup mengundang gelak tawa bagi dirinya maupun karyawan. Namun setelah dijelaskan cara makan soto, mereka akhirnya mengerti dan menikmati. Beberapa turis akhirnya kembali lagi untuk menyantap menu yang sama.
Sebulan lebih setelah beroperasi, tren pengunjung kian tinggi. Apalagi saat akhir pekan, kedai dibuka dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 04.00 Wita. “Kalau akhir pekan itu banyak pengunjung. Jadi kita bikin sistem sif untuk karyawan. Supaya bisa beroperasi sampai subuh,” jelasnya.
Senin (7/10) malam lalu, kedai yang berlokasi di Jalan Sunset Road, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali itu kehadiran tamu spesial. Yakni penyanyi kondang, Katon Bagaskara.
Live performance bertema Senandung Rindu itu dihadiri puluhan penggemar yang hadir di Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan. “Biasanya saya manggung di tempat yang besar. Seperti ballroom hotel atau lapangan sepak bola. Tapi kali ini saya manggung di kedai kopi. Ini baru pertama rasanya saya manggung di kedai kopi. Bagi saya ini spesial,” ucap Katon kepada para pengunjung.
Bukan hanya dirinya yang menjadi spesial bagi Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan. Katon menyebut, para pengunjung yang hadir juga jadi tamu spesial untuk dirinya. Bahkan sejumlah di antara pengunjung itu adalah turis asing. “Bu Nita (Yunita Indarini, owner Kopi Johny Balikpapan) adalah kawan. Semoga Bu Nita sehat dan Kopi Johny sukses terus,” serunya.
Sejumlah lagu dinyanyikan oleh Katon. Dia tampil selama kurang lebih 2 jam. Penampilan Katon malam itu diawali dari lagu dengan judul Negeri di Awan. Lalu Tak Bisa ke Lain Hati. Terus berlanjut lagu Yogyakarta dan Dinda di Mana
Yunita Indarini yang juga orangtua dari Wiwin Hendra itu mengaku, kehadiran Katon ke Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan murni karena persahabatan. Meski begitu, Katon tetap meminta peralatan musik band yang akan dipakai sesuai dengan standar darinya. “Saya sudah lama kenal (Katon). Lama juga enggak ketemu. Saya kontak, datang dong. Akhirnya datang. Tanpa bayaran,” jelasnya.
Di sisi lain, momen kedatangan Katon itu juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-40 Wiwin Hendra. “Jadi momennya pas. Rencana Katon mau saya ajak tampil di Balikpapan. Semoga dia ada waktu,” harapnya.
Sejumlah tamu dari kalangan artis juga hadir ke Kopi Johny Bali Cabang Balikpapan. Salah satunya penyanyi Sarwana Thamrin, yang juga personel grup vokal Warna. Kedatangannya ke Bali juga memenuhi undangan dari Yunita Indarini. “Harapannya Kopi Johny Bali bisa buka cabang lagi. Kedainya makin ramai dan menghidupkan perekonomian di Bali,” paparnya.
Menurutnya, dengan menambah cabang, maka akan lebih banyak membantu warga. Sebab kedai kopi ini juga memberikan layanan konsultasi hukum gratis setiap Jumat. “Pasti akan banyak orang datang meminta bantuan hukum. Selebihnya menikmati suasana dan sajian,” jelasnya. (rd)
Editor : Rizky Rizkyawandi