Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Realisasi Investasi Triwulan III Capai Rp 55,82 Triliun

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 20 Oktober 2024 | 22:32 WIB
Fahmi Prima Laksana
Fahmi Prima Laksana

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Target Pemprov Kaltim menyerap investasi sebesar Rp 76,02 triliun pada tahun ini tampaknya bisa terwujud. Sebab akumulasi realisasi investasi hingga triwulan III sudah mencapai Rp 55,82 triliun atau sekitar 73,42 persen. Realisasi ini terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 38,65 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 17,16 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Fahmi Prima Laksana optimistis realisasi hingga Desember nanti akan mencapai target yang ditetapkan. Bahkan bisa lebih dari Rp 76,02 triliun.

"Karena track record capaian realisasi investasi kita cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2020, realisasi investasi Kaltim terus alami peningkatan bahkan melampaui target yang telah ditetapkan," ujar Fahmi, Jumat (18/10).

Pada triwulan I, investasi PMDN berhasil catatkan nilai Rp 11,92 triliun dan PMA Rp 4,80 triliun. Kemudian triwulan II, mencapai Rp 16,50 triliun dengan realisasi PMDN Rp 12,47 triliun dan PMA RP 4,02 triliun.

Pada 2020, target investasi sebesar Rp 21,30 triliun dan realisasinya Rp 31,38 triliun. Tren baik itu berlanjut pada 2021 dengan capaian Rp 41,17 triliun dimana targetnya adalah Rp 32,53 triliun. Kemudian pada 2022, kembali melebihi target yang semula Rp 54 triliun menjadi Rp 57,76 triliun. Tahun lalu juga tunjukkan hasil gemilang dengan realisasi Rp 71,89 triliun dengan target Rp 64,5 triliun.

Terlepas dari kinerja realisasi investasi yang tunjukkan tren positif, Fahmi menyebut jika dunia penanaman modal di Kaltim masih menemui sejumlah tantangan. Seperti kurangnya aksebilitas dan ketersediaan infrastruktur penunjang investasi.

"Rendahnya daya saing sektor unggulan, kurang optimalnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Serta promosi investasi yang belum komprehensif," lanjut dia.

Meski begitu, pihaknya optimis kinerja investasi di Kaltim akan terus meningkat. Terlebih dengan hadirnya proyek ibu kota nusantara (IKN). Menjadi magnet baru, daya tarik investor dalam negeri hingga asing. Sehingga membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan dan pengembangan wilayah. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#investasi kaltim #realisasi #kaltim #target