Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Fluktuasi Bisnis Transportasi, Penumpang Pesawat dan Kapal Kompak Turun, Angkutan Barang Meningkat

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 7 November 2024 | 06:05 WIB
TAK BANYAK: Kedatangan kapal yang sandar di Pelabuhan Samarinda Kemarin rupanya bukan lonjakan penumpang yang signifikan.
TAK BANYAK: Kedatangan kapal yang sandar di Pelabuhan Samarinda Kemarin rupanya bukan lonjakan penumpang yang signifikan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Bisnis transportasi di Kaltim pada September 2024 mengalami fluktuasi. Angka penumpang pesawat domestik dan kapal laut mengalami penurunan. Namun, pergerakan barang melalui jalur laut mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, jumlah penumpang pesawat domestik pada September 2024 tercatat sebesar 253.617 orang, turun 0,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya di angka 253.803 orang. Penurunan ini terutama disebabkan penurunan jumlah penumpang di Bandara APT Pranoto Samarinda.

Meski demikian, Bandara Sepinggan Balikpapan masih menjadi primadona dengan jumlah penumpang terbanyak. “Penumpang domestik terbesar melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencapai 201.232 orang atau 79,34 persen dari total penumpang domestik. Diikuti APT Pranoto Samarinda mencapai 34.356 orang atau 13,55 persen,” beber Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana, Rabu (6/11).

Bergeser ke data penumpang internasional, catatan September 2024 yakni 4.117 orang atau naik 2,34 persen dibandingkan Agustus 2024. Akumulasi total periode Januari-September 2024 yakni 38.613 orang, naik 23,20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah penumpang kapal laut dalam negeri juga mengalami penurunan sebesar 11,20 persen pada bulan yang sama. Penurunan ini terutama terjadi di Pelabuhan Semayang Balikpapan. Namun, sejumlah pelabuhan lain seperti Bontang Lok Tuan dan Samarinda justru mengalami peningkatan.

“Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri sebanyak 40.347 orang, turun dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 45.437 orang. Jumlah penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan turun 18,30 persen, sedangkan Pelabuhan Bontang Lok Tuan naik 13,69 persen, diikuti Pelabuhan Samarinda naik 2,19 persen,” lanjut Yusniar.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Januari-September 2024 jumlah penumpang naik 5,38 persen dengan total 379.748 orang. Di mana periode tahun lalu angkanya 360.359 orang.

Berbeda dengan penumpang, sektor transportasi barang melalui jalur laut justru mengalami peningkatan cukup signifikan. Jumlah barang yang diangkut pada September 2024 naik sebesar 19,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan aktivitas di sejumlah pelabuhan seperti Sangatta, Kariangau dan Sangkulirang.

Untuk sektor transportasi barang, jumlah barang yang diangkut selama periode Januari-September 2024 mencapai 78.774,73 ribu ton atau naik 42,26 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi di Kaltim.

Pelabuhan Sangatta menjadi pelabuhan dengan jumlah angkutan barang terbesar di Kaltim, menyumbang 33,50 persen dari total angkutan barang. Posisi kedua ditempati oleh Pelabuhan Kuala Samboja. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#angkutan barang #bisnis transportasi #penumpang pesawat #penumpang kapal