KALTIMPOST.ID, KUKAR - Mengusung wisata kekinian, pengelola Lakeview optimistis catatkan kunjungan tinggi saat libur akhir tahun. Tempat wisata dengan konsep amusement park ini menawarkan keindahan danau dengan berbagai wahana. Perdana sambut momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sejak dibuka 1 Agustus lalu.
Dari awal, pengelola Lakeview memang mengambil konsep wisata kekinian yang memang belum banyak digarap di Kaltim, dengan ambil market pengunjung Gen Z sama keluarga milenial. “Kiblatnya memang Jogjakarta, tapi kita padukan dengan wahana, enggak hanya spot foto," beber Owner Lajuland Robby Susanto, perusahaan yang menaungi Lakeview.
Optimisme sambut antusias kunjungan wisata akhir tahun terlihat dari banyaknya kunjungan saat perdana dibuka. Walau rata-rata kunjungan per hari saat hari kerja hanya catatkan 300-500 kunjungan, naik hingga 10 kali lipat pada akhir pekan dengan tren kunjungan 3.200-3.500 orang.
"Meledak sekali. Di luar target, karena kami hanya target akhir pekan itu 1.500 orang, ternyata 2 kali lipatnya. Dan dari beberapa bulan semenjak buka ini, kami terus evaluasi. Jadi persiapan utama ada di lahan parkir. Semula hanya sekitar dua hektare, sekarang jadi empat hektare. Sambil pelayanan (sumber daya manusia) juga ditingkatkan terus," lanjut Robby.
Berdiri di atas tanah seluas 20 hektare, nantinya memang akan dikondisikan sebagai integrated amusement park. Pengembangan wisata terintegrasi. "Sebagai developernya, Lajuland memang sudah menargetkan. Nantinya ada Kavalake dan Dinolake. Akan ada jogging track mengelilingi danau, komunal space, itu pengembangan ke depan. Untuk sekarang fokus di wahana baru untuk Lakeview dulu," ungkap Robby.
Beberapa wahana baru tersebut yakni zipline. Berbeda dari yang biasanya, jika umumnya menggantung dengan posisi duduk mirip flying fox. Kali ini dengan versi telungkup layaknya superman. "Melintasi danau dengan panjang kurang lebih 850 meter. Kalau itu jadi, kita akan memecahkan rekor Asia Tenggara. Lalu akan ada pula skyride dan skyluge. Jadi semacam kayak mobil-mobilan dan meluncur dari atas bukit, ada tracknya kita buat. Jadi tanpa mesin," papar Robby.
Sejauh ini, ada empat wahana unggulan yang memiliki penggemar masing-masing. Paling favorit yakni dragon slide, dengan panjang lintasan 150 meter. "Dikenal cukup ekstrem se-Indonesia ya. Derajat kemiringan kita juga 18 derajat. Dan view langsung ke danau, jadi seolah-olah ilusi terjun ke danau gitu berseluncurnya," lanjut dia.
Kemudian bioskop VR 360 derajat, indoor playground dan wahana air. Tren kunjungan juga diakuinya cukup stabil. Menjelang akhir tahun, berbagai event juga sudah disiapkan. Tiga hari yakni tanggal 25 & 31 Desember, serta 1 Januari 2025.
Pihaknya optimis dengan pengembangan pariwisata di Kaltim. Apalagi sejak ibu kota diumumkan pindah, peluang itu makin terbuka lebar menurut Robby. "Ketika pemerintahan berjalan, semua penerbangan akan dibuka, selain domestik juga seluruh dunia. Balikpapan akan jadi tujuan. Tapi memang kita enggak mau ambil risiko buka sampai masuk ke dalam. Makanya lokasinya ini dekat dari pintu tol. Marketnya tetap ada tanpa harus masuk terlalu jauh lagi ke dalam," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo