Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Libur Panjang Kerek Penjualan di Pasar Inpres Balikpapan

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 4 Februari 2025 | 08:05 WIB
WARGA LOKAL: Pengunjung Pasar Inpres Balikpapan tercatat mengalami kenaikan sekitar 5 persen pada momen libur panjang Isra Mikraj dan Imlek.
WARGA LOKAL: Pengunjung Pasar Inpres Balikpapan tercatat mengalami kenaikan sekitar 5 persen pada momen libur panjang Isra Mikraj dan Imlek.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tren kunjungan dan transaksi di Pasar Inpres Balikpapan mengalami sedikit kenaikan pada Januari 2025. Kepala UPTD Pasar Wilayah I Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan Normaniah mengungkapkan, peningkatan ini terjadi terutama pada akhir pekan dan libur nasional, seperti Isra Mikraj dan Imlek.

"Tingkat kunjungan meningkat sekitar 5 persen pada akhir pekan, terutama pada hari-hari libur nasional," ucapnya, Senin (3/2). Namun, Normaniah juga mencatat sebagian besar pengunjung masih berasal dari Balikpapan dan sekitarnya. Belum ada kunjungan dari luar pulau. Hal ini dipengaruhi belum adanya event besar maupun kegiatan yang menarik minat pengunjung luar daerah untuk datang ke Balikpapan.

"Yang datang kemarin dari Balikpapan, ada juga Samboja dan Penajam. Kalau dari luar belum ada. Dan kebanyakan dari instansi kepolisian maupun TNI," sebutnya. Sebagian besar pengunjung Pasar Inpres membeli kerajinan tangan seperti tas dan batu permata, yang merupakan produk unggulan di pasar ini. Pasar Inpres memiliki sekitar 220 blok kios dan sekitar 80 persen di antaranya menjual berbagai jenis kerajinan tangan.

Produk yang ditawarkan kebanyakan merupakan hasil kerajinan dari pengrajin-pengrajin lokal di berbagai daerah, dan beberapa toko masih sedikit yang menjual produk kerajinan pribadi dari pemiliknya. Walau demikian, dengan terus berkembangnya ekonomi kreatif di Balikpapan, Pasar Inpres diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik utama yang mendukung perekonomian lokal.

"Pasar Inpres menjadi pusat ekonomi kreatif yang penting bagi pengrajin lokal, dengan beragam produk kerajinan tangan yang dapat menarik minat pengunjung. Meskipun ada peningkatan, kami berharap lebih banyak event atau kegiatan dapat digelar untuk menarik wisatawan dari luar daerah," pungkas Normaniah. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pasar inpres balikpapan #Libur Panjang 2025