Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

DPPKUKM Kaltim Tinjau Pasar Tradisional dan Modern, Pastikan Stok Barang Aman, Masyarakat Bisa Beribadah dengan Tenang

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 13 Maret 2025 | 10:01 WIB

Tim I dari Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga DPPKUKM Kaltim mengecek ketersediaan barang di Farmer Market, Samarinda Central Plaza.
Tim I dari Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga DPPKUKM Kaltim mengecek ketersediaan barang di Farmer Market, Samarinda Central Plaza.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2025, khususnya Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) gencar lakukan tindakan pencegahan terkait ketersediaan stok dan stabilitas harga.

Lewat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Kaltim melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menggelar pengawasan terpadu di Samarinda dan Balikpapan.

Baca Juga: Investasi di Kaltim Triwulan IV 2024 Serap 10.280 Tenaga Kerja, Sektor Ini Paling Banyak

Aksi itu bukan tanpa alasan. Kepala DPPKUKM Kaltim Heni Purwaningsih, menegaskan bahwa pengawasan tersebut untuk memastikan ketersediaan barang di pasaran sesuai regulasi.

"Kegiatan pengawasan terpadu ini kami lakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa barang-barang yang beredar di pasaran tersedia dalam jumlah cukup, harga terjangkau, serta memiliki kualitas dan mutu yang sesuai dengan persyaratan," bebernya.

Dia ingin masyarakat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa khawatir soal stok dan harga barang.

Baca Juga: Catatkan Deflasi di Bulan Februari, Begini Kondisi Inflasi Balikpapan di Momen Ramadan dan Idulfitri

Pengawasan yang berlangsung 12-14 Maret 2025 itu menyasar pasar modern dan tradisional. Di Samarinda, Tim I menelusuri Farmer Market (Samarinda Central Plaza), Mega Swalayan, Pasar Ijabah, dan Pasar Sungai Dama. Tim II mengawasi Joy Mart, Era Mart, Pasar Kemuning, dan Pasar Baqa.

"Kami melibatkan berbagai instansi terkait untuk memastikan barang yang beredar cukup, harga terjangkau, dan berkualitas," tambah Heni.

"Kami ingin mengendalikan harga dan stok barang, terutama saat potensi lonjakan harga kebutuhan pokok," tegasnya.

Baca Juga: Kaltim Beruntung Tanoto Buka Rumah Anak SIGAP di Kukar, Ini Alasannya

Dengan pengawasan itu, Pemprov Kaltim ingin memastikan masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga stabil, kualitas terjamin, dan sesuai regulasi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#DPPKUKM Kaltim #Stok Barang #ramadan #stabilitas harga #bahan pokok