KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kehadiran para desainer ternama di Balikpapan Fashion Week (BFW) 2025 membuat acara tersebut kian meriah. Diketahui pada agenda yang terhelat di Atrium Pentacity Shopping Venue, BSB ini, hadir langsung Agnes Linggar Budhisurya dan Ida Royani.
Kedua desainer senior yang sudah berkiprah di nasional tersebut, meramaikan ajang mode ini dengan karya terbaik mereka. Tentu saja, ciri khas keduanya tak lepas dari busana yang ditampilkan.
Agnes Linggar Budhisury menyebut, tren busana muslim setiap tahun selalu sama. Akan tetapi, ia mengamati ada perubahan apa ada tren warna.
“Untuk 2025 ini cenderung ke warna coklat susu, warna natural. Juga ada permainan garis, garis menumpuk atau garis di atas bunga. Di desain saya juga terdapat sentuhan dominan di garis dan warna,” kata dia.
Meski mengikuti tren, dirinya tak pernah meninggalkan ciri khasnya. Di mana, semua desain yang terdapat di busana miliknya, merupakan gambar tangannya langsung.
Pada desain yang dibuat, tambahnya, tetap ia selipkan unsur tradisional seperti batik parang dan kawung.
“Ini jadi sentuhan untuk menampilkan rasa nasionalisme kami. Walaupun targetnya ingin mendunia, tetapi tetap karya kami masih punya ciri khas,” katanya.
Sementara Ida Royani, menilai bahwa tren fashion selalu berulang-ulang. Misal, desain yang sudah dibuat sekitar 30 tahun lalu, sekarang kembali diluncurkan.
“Jadi desain saya sebenarnya berputar saja, tapi saya ikuti apa yang sekarang ramai. Misalnya warnanya coklat dan beige. Saya banyak bikin scarf dulu mengikuti tren fashion Italia. Sekarang saya bikin itu lagi,” tandasnya.
Di sisi lain, BFW 2025 berlangsung mulai tanggal 10 hingga 16 Maret. Pada perhelatannya kali ini, BFW mengangkat momen Ramadan pada busana-busana yang diperlihatkan. Yang mana diisi oleh desainer lokal, desainer senior, hingga desainer nasional. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo