KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Ekonomi Kaltim menunjukkan tren positif di triwulan IV 2024. Sektor perdagangan besar dan eceran melesat, sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mengalami peningkatan signifikan.
Momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta panen raya sawit menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kaltim. Sektor perdagangan besar dan eceran mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Libur akhir tahun dan HBKN Nataru memicu lonjakan kunjungan ke Kaltim. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah penumpang penerbangan domestik, dari 765,5 ribu orang di triwulan III menjadi 792,6 ribu orang di triwulan IV 2024," beber Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto.
"Peningkatan itu sejalan dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Indeks Kondisi Ekonomi (IKE), dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga mengalami kenaikan," lanjut Budi.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga menunjukkan kinerja positif. Tibanya periode peak crop TBS sawit menjadi faktor utama peningkatan ini. Sektor pertanian tumbuh positif 3,95 persen year on year (yoy), setelah terkontraksi di triwulan sebelumnya.
"Pertumbuhan positif itu sejalan dengan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) dari 138,6 menjadi 142,4. Kenaikan NTP ini dipicu oleh peningkatan indeks yang diterima petani (IT) yang lebih besar daripada indeks yang dibayar petani (IB)," jelas Budi, Senin (17/3).
Subsektor perkebunan mencatatkan peningkatan NTP tertinggi, dari 112,08 menjadi 200,6. Hal tersebut sejalan dengan peningkatan panen atau produksi TBS. Selain itu, pembiayaan di sektor pertanian juga kembali tumbuh positif 2,81 persen (yoy).
Pertumbuhan positif di sektor perdagangan dan pertanian itu memberikan optimisme bagi perekonomian Kaltim. Budi berharap, tren positif dapat terus berlanjut di triwulan-triwulan mendatang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo