Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Produksi Beras Kaltim 2024 Melonjak, Naik 132,02 Ribu Ton

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 25 Maret 2025 | 13:53 WIB
Photo
Photo

NAIK: Produksi beras Kaltim 2024 tercatat 145,21 ribu ton. Naik 9,99 persen dibandingkan 2023 yang angkanya 132,02 ribu ton. (RAMA SIHOTANG/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kabar baik datang dari sektor pertanian Kalimantan Timur (Kaltim). Produksi beras sepanjang 2024 mengalami peningkatan signifikan, mencapai 145,21 ribu ton. Angka ini naik 9,99 persen atau setara dengan 13,19 ribu ton dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 132,02 ribu ton.

“Produksi beras tertinggi 2024 terjadi pada September, yaitu sebesar 17,44 ribu ton. Sementara itu, produksi terendah tercatat pada bulan Juli, sebesar 0,95 ribu ton,” beber Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.

Tak hanya 2024, potensi produksi beras pada awal 2025 juga terlihat cerah. Pada bulan Januari 2025, produksi beras diperkirakan mencapai 0,49 ribu ton. Selanjutnya, potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2025 diprediksi sebesar 63,77 ribu ton.

“Dengan demikian, total potensi produksi beras pada subround Januari-April 2025 diperkirakan mencapai 64,26 ribu ton. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 23,49 persen atau setara dengan 12,22 ribu ton dibandingkan produksi beras pada periode yang sama tahun 2024 yang sebesar 52,04 ribu ton,” lanjut dia.

Potensi produksi beras yang meningkat tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Kaltim. Dari data, tercatat produksi beras tertinggi berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 61,9 ribu ton. Disusul Paser yakni 30,7 ribu ton. Walau sebenarnya, terjadi penurunan produksi beras di Kutai Kartanegara dimana pada 2023 tercatat 66,9 ribu ton.

Peningkatan produksi beras sepanjang 2024 diduga kuat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama yakni peningkatan luas panen di sejumlah wilayah. Dimana terjadi kenaikan 5,96 ribu hektare atau 10,44 persen yakni 63,04 ribu hektare pada 2024. Dimana pada 2023, tercatat hanya 57,08 ribu hektare.

Cuaca juga turut jadi faktor pendukung. Sehingga produki padi atau gabah kering giling (GKG) catatkan kenaikan sepanjang 2024. Turut memengaruhi produksi beras di Bumi Etam.

Pemerintah daerah diharapkan terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui berbagai program, seperti penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, dan pelatihan bagi petani.

Dengan peningkatan produksi beras, diharapkan Kaltim dapat mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (*)

Editor : Ismet Rifani
#BPS KALTIM #Produksi Beras Kaltim 2024