Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ini Cara Mudah untuk Mengetahui Suspensi Sepeda Motor Kita Sudah Tidak Nyaman Lagi

Ulil Mu'Awanah • Senin, 7 April 2025 | 07:05 WIB
WAJIB DIPERHATIKAN: Menjaga kondisi suspensi sepeda motor sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara.
WAJIB DIPERHATIKAN: Menjaga kondisi suspensi sepeda motor sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara.

KALTIMPOST.ID-Shockbreaker atau suspensi merupakan salah satu komponen penting sepeda motor. Berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Pengendara wajib menjaganya.

Suspensi bekerja dengan meredam hentakan saat motor melewati jalanan yang bergelombang, tidak rata, atau berlubang.

Meski memiliki usia pakai yang cukup lama, kondisi shockbreaker tetap dipengaruhi oleh kebiasaan pengendara dalam berkendara.

Salah satu hal yang sering terjadi adalah kerusakan pada shockbreaker yang bisa memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Shockbreaker berfungsi untuk menyerap getaran dan hentakan dari jalan yang tidak rata. Sehingga pengendara merasa lebih nyaman. Namun, jika digunakan secara tidak bijaksana, seperti berkendara dengan kecepatan tinggi atau sering melewati jalan berlubang tanpa memerhatikan kondisi motor, umur shockbreaker bisa berkurang dengan cepat,” beber Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1 Rissang Ferisandy, Minggu (6/4).

Penyebab utama kerusakan pada shockbreaker antara lain adalah gaya berkendara yang kasar. Seperti kecepatan tinggi, ugal-ugalan, atau tidak hati-hati saat melewati polisi tidur dan jalan berlubang.

Selain itu, membawa beban yang terlalu berat juga dapat memengaruhi daya tahan shockbreaker.

Sebagian besar pengendara mungkin belum tahu cara memeriksa kondisi shockbreaker motor mereka. Sehingga lebih memilih untuk membawa motor ke bengkel.

Namun, Rissang memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan dengan mudah untuk memeriksa kondisi shockbreaker secara mandiri.

Salah satu cara termudah untuk memeriksa kondisi shockbreaker adalah dengan menekan bagian suspensi motor.

Caranya, tekan bagian shockbreaker dengan tangan dan perhatikan apakah suspensi segera kembali ke posisi semula. Jika suspensi cepat memantul dan kembali ke posisi awal, berarti shockbreaker sudah tidak berfungsi dengan baik.

Hal itu menunjukkan bahwa shockbreaker tidak dapat lagi meredam hentakan dengan optimal, yang bisa berisiko menurunkan kenyamanan saat berkendara, terutama saat melewati jalan berlubang atau berbatu.

“Untuk cara berikutnya, pengendara bisa melepaskan shockbreaker dari kendaraan dan memeriksa kompresinya dengan menekannya secara perlahan. Jika shockbreaker semakin keras ditekan, itu menandakan adanya masalah pada suspensi yang bisa jadi sudah tidak berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Kebocoran oli pada shockbreaker juga menjadi tanda bahwa komponen tersebut sudah tidak dalam kondisi prima.

Oli yang bocor bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada komponen lainnya, seperti rem.

Jika oli menetes dan mengenai kampas rem, itu bisa menyebabkan rem motor menjadi blong, yang tentunya sangat berbahaya saat berkendara. Maka, segera ganti shockbreaker jika menemukan kebocoran oli.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menguji shockbreaker di jalan yang bergelombang. Ajak teman untuk dibonceng, lalu coba melaju di jalanan yang tidak rata atau bergelombang.

Jika shockbreaker masih dalam kondisi baik, pengendara seharusnya tidak merasa terlalu banyak hentakan atau bunyi kasar yang mengganggu kenyamanan.

“Jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi shockbreaker secara rutin agar motor tetap dalam kondisi baik dan nyaman saat digunakan. Selain itu, penting untuk selalu ingat untuk #cari_AMAN saat berkendara,” tambah Rissang. (rd)

Editor : Romdani.
#sepeda motor #penajam paser utara #video syur #suspensi motor #Bulan Sutena