Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penyaluran Kredit Tumbuh Positif di Tengah Perekonomian Dunia, Kutai Timur Memimpin

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 8 April 2025 | 12:13 WIB
TREN: Sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim mengalami pertumbuhan kredit yang signifikan. Tertinggi di Kutim mencapai 33,02 persen yoy.
TREN: Sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim mengalami pertumbuhan kredit yang signifikan. Tertinggi di Kutim mencapai 33,02 persen yoy.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Penyaluran kredit di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif pada triwulan IV 2024.

Rilis dari Bank Indonesia Kaltim menunjukkan bahwa sebagian besar kabupaten/kota mengalami pertumbuhan kredit yang signifikan.

“Kutai Timur mencatat pertumbuhan kredit tertinggi, mencapai 33,02 persen year on year (yoy). Angka itu jauh melampaui kabupaten/kota lain di Kaltim,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto, Selasa (8/4).

Selain Kutai Timur, Berau dan Penajam Paser Utara juga mencatatkan pertumbuhan kredit yang mengesankan, masing-masing sebesar 13,07 persen yoy dan 12,52 persen yoy.

Namun, pertumbuhan kredit di Samarinda mengalami perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya yakni 6,79 persen yoy dimana pada triwulan III tercatat 11,98 persen yoy.

Hal serupa terjadi di Paser, triwulan III tercatat 5,04 persen yoy dan triwulan IV 1,87 persen yoy.

Sebaliknya, Balikpapan menunjukkan peningkatan pertumbuhan setelah mengalami kontraksi pada triwulan sebelumnya, yaitu 3,95 persen yoy setelah sebelumnya -2,83 persen yoy.

Di sisi lain, beberapa wilayah di Kaltim mengalami kontraksi dalam penyaluran kredit pada triwulan IV 2024.

Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Bontang. Dengan masing-masing -0,57 persen yoy, -4,77 persen yoy, -14,16 persen yoy dan Bontang -24,16 persen yoy.

Pertumbuhan positif penyaluran kredit di Kaltim diiringi dengan tingkat Non-Performing Loan (NPL) yang terjaga rendah. 

"Risiko kredit di kabupaten/kota tercatat relatif rendah, dengan NPL terendah berada di Mahakam Ulu (0,01 persen), Berau (0,22 persen), dan Kutai Barat (0,31 persen),” lanjut dia.

Selain itu, beberapa kabupaten/kota mengalami perbaikan NPL dibandingkan triwulan sebelumnya, terutama di Kutai Kartanegara. Dengan 1,61 persen, padahal triwulan III tercatat Kutai Kartanegara catatkan risiko kredit tertinggi hingga 2,43 persen.

Penyaluran kredit di Kaltim masih terkonsentrasi di Balikpapan dan Samarinda.

Kedua kota itu memiliki porsi penyaluran kredit tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya, dengan total pangsa mencapai 44,72 persen dari total penyaluran kredit.

“Besarnya pangsa penyaluran kredit di kedua kota itu tidak terlepas dari peran mereka sebagai pusat kegiatan ekonomi di Kaltim. Di sisi lain, Penajam Paser Utara menempati posisi terendah dalam porsi kredit Kaltim, yakni sebesar 0,94 persen,” pungkas Budi. 

Editor : Dwi Restu A
#Tumbuh Signifikan #kredit #KPw BI #kutai timur #samarinda