Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Balikpapan, Zona KHAS Siap Dilaunching di Taman Bekapai

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 18 Mei 2025 | 11:52 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan-Robi Ariadi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan-Robi Ariadi

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Pengembangan ekonomi syariah terus diperkuat Bank Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk di Kota Minyak.

Salah satu langkah konkretnya adalah upaya menciptakan ekosistem halal yang menyeluruh, dimulai dari hulu hingga hilir.

Dalam hal ini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi menegaskan, pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan pelaku usaha dalam mendukung terbentuknya kawasan halal di daerah.

“Jika kita bicara makanan yang sehat, sudah semestinya makanan itu halal dan bersih. Kami menaruh perhatian besar pada proses penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam melalui pelatihan kepada juru sembelih halal (Juleha),” ungkapnya.

Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan dan berbagai pemangku kepentingan telah melatih puluhan juru sembelih.

Langkah mendukung eksistem halal bukan sekadar simbolik. Dalam waktu dekat, BI Balikpapan akan meluncurkan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) di Taman Bekapai, sebagai kawasan percontohan kuliner halal.

Sebanyak 30 pedagang yang berada di zona tersebut telah mendapatkan pendampingan dan difasilitasi untuk sertifikasi halal, mulai produk hingga proses penyajian.

“Seluruh pedagang di Taman Bekapai sudah kami mapping dan kami pastikan menggunakan bahan yang disembelih sesuai syariat," imbuhnya.

Mereka mendapatkan pasokan ayam dari penyedia yang sudah kami latih melalui program Juleha. "Semua pedagang juga mendapatkan sertifikat halal,” jelas Robi.

Zona KHAS dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir Juni 2025, dan diharapkan menjadi titik awal pengembangan kawasan kuliner halal lainnya di Balikpapan. Itu bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan umat muslim, juga sebagai strategi ekonomi.

Kesadaran masyarakat akan konsumsi halal semakin tinggi. Itu bukan hanya nilai religius, tapi juga preferensi pasar.

BI Balikpapan melihat pengembangan kawasan halal sebagai peluang ekonomi. Agar UMKM yang masuk dalam ekosistem ini akan lebih kompetitif dan dipercaya masyarakat.

Selain juru sembelih, BI juga aktif mendampingi UMKM untuk memperoleh sertifikat halal produk melalui kerja sama lintas sektor. Robi berharap, langkah itu bisa menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penguatan ekosistem halal merupakan bagian pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Balikpapan," kata Robi.

Dengan peluncuran zona KHAS, Balikpapan tidak hanya mengambil peran dalam mendukung gaya hidup halal, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kota dengan ekosistem ekonomi syariah yang terus berkembang.

"Sudah ada 50 Juleha yanh kami latih pada tahun lalu, dan mengeluarkan 500 sertifikat halal. Tahun ini, target lebih besar dicanangkan, yakni 1.500 sertifikat halal untuk pelaku usaha dan pedagang," sebutnya.

Editor : Dwi Restu A
#Taman bekapai balikpapan #juleha #KPw BI Balikpapan #Robi Ariadi