Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ternyata Orang Samarinda Paling Suka Jalan-Jalan, Ini Fakta dan Datanya!

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 15 Juni 2025 | 15:29 WIB
SIGNIFIKAN: Jumlah perjalanan wisatawan nusantara melonjak. Menurut asal kota/kabupaten, Samarinda mendominasi dengan kontribusi 25,11 persen dari total perjalanan.
SIGNIFIKAN: Jumlah perjalanan wisatawan nusantara melonjak. Menurut asal kota/kabupaten, Samarinda mendominasi dengan kontribusi 25,11 persen dari total perjalanan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Bumi Etam sepanjang Januari hingga April 2025 menunjukkan lonjakan signifikan, jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Jumlah perjalanan wisnus periode Januari-April 2025 ada 5.605.828 yang tercatat, meningkat 25,67 persen dari 4.460.915 perjalanan pada Januari-April 2024,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.

Puncaknya terlihat jelas pada April 2025. Total perjalanan wisnus mencapai 1.801.455 perjalanan. Angka itu bukan main-main, karena naik 60,93 persen dibanding Maret 2025 dan 28,32 persen lebih tinggi dari April tahun lalu.

BPS Kaltim juga merinci jumlah perjalanan menurut asal kabupaten/kota. Secara regional, didominasi asal Samarinda. Ibu Kota Kaltim itu menyumbang 25,11 persen dari total perjalanan wisnus pada April 2025, atau setara dengan 452.305 perjalanan.

Pertumbuhannya melonjak 78,88 persen dari bulan sebelumnya, dan 30,83 persen dibanding April 2024. Tak hanya Samarinda, Kutai Kartanegara juga mencatat angka perjalanan tinggi.

“Tercatat di Kutai Kartanegara sebanyak 393.359 perjalanan (21,84 persen), diikuti Balikpapan dengan 295.853 perjalanan (16,42 persen). Daerah lain seperti Kutai Timur dan Penajam Paser Utara juga menunjukkan tren cukup tinggi,” sambungnya.

Masih berdasarkan kota asal, Penajam Paser Utara tampil sebagai juara pertumbuhan tertinggi pada April 2025, melesat 84,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Diikuti oleh Paser (46,54 persen), Kutai Kartanegara (36,97 persen), Samarinda (30,83 persen), Bontang (29,53 persen), dan Balikpapan (23,03 persen). Pertumbuhan tipis juga terlihat di Kutai Barat (5,80 persen) dan Kutai Timur (5,01 persen),” lanjut Yusniar.

Sebaliknya, dua daerah mengalami penurunan jumlah perjalanan wisnus dari sisi asal, yaitu Mahakam Ulu (turun 39,98 persen) dan Berau (turun 7,53 persen). Dinamika data tersebut menunjukkan jika warga Samarinda ternyata lebih sering bepergian ke luar daerah (khususnya luar provinsi). (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perjalanan #jalan-jalan #lonjakan #wisatawan nusantara #pariwisata