Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kinerja Perbankan Balikpapan Tumbuh Positif

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 22 Juni 2025 | 21:29 WIB
PRODUKTIF: Penyaluran kredit perbankan di Balikpapan pada April 2025 mencapai Rp 31,45 triliun atau tumbuh 3,12 persen secara tahunan.
PRODUKTIF: Penyaluran kredit perbankan di Balikpapan pada April 2025 mencapai Rp 31,45 triliun atau tumbuh 3,12 persen secara tahunan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Perkembangan industri perbankan di Balikpapan menunjukkan tren yang positif seiring membaiknya kondisi ekonomi kota pada periode awal tahun 2025. Bank Indonesia (BI) Balikpapan mencatat, pertumbuhan kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terus menunjukkan peningkatan yang stabil.

Sebagaimana disampaikan Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi, bahwa posisi kredit pada April 2025 mencapai Rp 31,45 triliun atau tumbuh 3,12 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini relatif stabil dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh 3,15 persen.

“Stabilnya pertumbuhan kredit mencerminkan kepercayaan dunia usaha dan rumah tangga terhadap pemulihan ekonomi. Kami melihat dorongan kuat datang dari sektor investasi dan konsumsi,” tutur Robi, kemarin (22/6).

Data menunjukkan bahwa kredit investasi meningkat signifikan sebesar 20,52 persen (yoy), sementara kredit konsumsi tumbuh 13,29 persen (yoy). Keduanya mencatat kenaikan lebih tinggi dibanding Maret 2025. Di sisi lain, kredit modal kerja justru menunjukkan tren perlambatan.

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menunjukkan kinerja positif, dengan pembiayaan yang tumbuh 10,53 persen (yoy), naik dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,48 persen.

Pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan di Balikpapan mencapai 35,17 persen. Sementara itu, kualitas kredit perbankan tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,14 persen, yang masih dalam kategori sehat.

Dari sisi penghimpunan dana, DPK perbankan di Balikpapan juga mengalami pertumbuhan yang membanggakan. Pada April 2025, total DPK tercatat sebesar Rp 39,30 triliun, meningkat 1,47 persen (yoy), jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan pada Maret 2025 yang hanya sebesar 0,20 persen.

“Kenaikan DPK ini ditopang oleh pertumbuhan tabungan, yang menjadi komponen terbesar dengan pangsa hampir 50 persen. Tabungan tumbuh sebesar 5,49 persen secara tahunan,” jelas Robi.

Ia menambahkan bahwa meskipun giro masih mengalami penurunan, tren penurunan tersebut mulai mereda seiring membaiknya aktivitas ekonomi. Menurut Robi, sinyal positif dari sektor perbankan ini menjadi indikator penting bahwa pemulihan ekonomi di Balikpapan bukan hanya tercermin di sektor riil, tetapi juga di sisi keuangan.

“Kami optimistis tren ini akan terus berlanjut, apalagi dengan dukungan berbagai program pemulihan ekonomi dan stimulus dari pemerintah,” tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kredit #membaik #positif #dana pihak ketiga #perekonomian #perbankan #kinerja #balikpapan