KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pertamina Hulu Mahakam (PHM) cukup intens menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat. Kali ini, melalui Badan Dakwah Islamiyah (BDI) PHM, kegiatan Khitanan Massal kembali digelar di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina, Sabtu (28/6).
Kegiatan ini adalah agenda tahunan PHM. Kali ini merupakan batch kedua yang dilaksanakan oleh BDI PHM, yang diikuti oleh sekitar 80 anak. Setelah sebelumnya juga dilaksanakan pada Januari 2025 lalu dengan total 120 anak.
General Manager PHM Zona 8 Setyo Sapto Edi mengatakan, para peserta merupakan anak-anak yang tinggal di sekitar kantor PHM.
“Jadi beberapa desa yang ada di sekitar kantor PHM kami data, kemudian kami mengadakan sunatan massal. Ini merupakan batch yang kedua dan dilaksanakan pada saat momen liburan sekolah,” jelasnya.
Diselenggarakannya agenda ini, kata dia, merupakan salah satu program CSR dari PHM bagi masyarakat. Dengan harapan dapat membantu masyarakat di sekitar, khususnya yang kurang mampu.
Begitu pun pada kegiatan khitanan massal tersebut, Setyo berkata pihaknya menyeleksi anak yang sekiranya sudah di usia wajib khitan, tetapi tidak ada biaya. “Jadi kami ingin meringankan beban orangtuanya. Tujuan kami tentu untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di sekitar,” kata dia.
Ditambahkan Ketua Harian BDI PHM Syaiful Bahri, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada semua masyarakat yang telah mendukung. Terkhusus, pihak manajemen PHM yang selalu mendorong BDI PHM untuk peduli kepada masyarakat sekitar.
Ia menilai, hubungan baik dengan lembaga-lembaga amal berjalan cukup baik selama ini. Termasuk dengan badan amil zakat, dan lembaga-lembaga sosial seperti Ibnu Sina dan Nurul hayat untuk mapping peserta khitannya.
“Jadi harapan terbesar kami mudah-mudahan kami bisa sama-sama membangun Balikpapan ini dan negara ini dengan suasana aman, nyaman serta saling mendukung,” tutupnya.
Sementara itu, para peserta khitanan massal juga mendapatkan bingkisan berupa sarung, Al-Quran, songkok, tas sekolah, dan uang saku langsung dari General Manager PHM Zona 8 Setyo Sapto Edi. Para peserta juga sapat layanan kontrol selama tiga hari setelah dikhitan, yang mana ditanggung oleh pihak PHM. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo