Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hore… Staycation di Hotel Platinum Balikpapan di Momen Libur Sekolah Ada Diskon Hingga 38 Persen

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 29 Juni 2025 | 12:03 WIB
STAYCATION: Afternoon tea di Hotel Platinum Balikpapan menjadi salah satu kegiatan yang patut dicoba pada momen liburan kali ini. Menawarkan berbagai kudapan hingga minuman yang menyegarkan.
STAYCATION: Afternoon tea di Hotel Platinum Balikpapan menjadi salah satu kegiatan yang patut dicoba pada momen liburan kali ini. Menawarkan berbagai kudapan hingga minuman yang menyegarkan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Industri perhotelan di Balikpapan berjuang untuk bangkit di masa liburan sekolah. Salah satunya Hotel Platinum Balikpapan dengan berbagai promo menarik. 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Soegianto menyatakan, tingkat okupansi belum menunjukkan peningkatan signifikan, meskipun tren di beberapa kota besar lain di Indonesia sudah mulai menggeliat.

"Okupansi masih belum menunjukkan geliat positif. Justru sebelum libur kemarin ada beberapa tamu dari luar provinsi, namun belum terlalu berdampak. Mungkin beberapa hotel yang berada dekat pusat hiburan mulai terasa efeknya," ungkap Soegianto, yang juga Direktur Operasional Platinum Hotel Grup tersebut.

Kendati demikian, Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan terus berinovasi menarik minat masyarakat dengan berbagai penawaran menarik, mulai dari program diskon menginap, paket afternoon tea, hingga promosi khusus keanggotaan kebugaran dan wellness.

Salah satu program utama yang ditawarkan selama masa liburan ini adalah diskon hingga 38 persen untuk semua tipe kamar dalam program “Liburan Akhir Pekan” yang berlaku pada 25–30 Juni 2025. Harga kamar yang semula Rp 1.300.000 nett kini ditawarkan menjadi Rp 806.000 nett, sudah termasuk sarapan untuk dua orang, akses gratis ke kolam renang, Kalimaya Fitness & Jacuzzi, serta layanan antar atau jemput bandara.

“Kami memberikan diskon kamar hingga 38 persen untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin staycation atau liburan singkat bersama keluarga,” jelas Soegianto.

Selain itu, Platinum Hotel juga menyuguhkan program Afternoon Tea di Barium Bar & Lounge seharga Rp 85.000++ per orang. Tersedia setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 15.00 Wita, para tamu bisa menikmati pilihan teh atau kopi, hidangan manis, gurih, serta berbagai kudapan khas yang menggugah selera.

“Kami juga ingin menarik minat warga lokal dengan menghadirkan program Afternoon Tea yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga menjadi pilihan relaksasi yang terjangkau di tengah kesibukan harian,” ujarnya.

Tak hanya itu, fasilitas kebugaran Kalimaya Spa & Wellness juga memberikan penawaran eksklusif berupa member upgrade dengan potongan harga 20 persen untuk keanggotaan baru (durasi 3, 6, atau 12 bulan) dan diskon 25 persen untuk perpanjangan keanggotaan. Promo ini berlaku untuk individu, pasangan, keluarga, maupun grup, dengan biaya bulanan mulai dari Rp 500.000.

“Ini salah satu strategi kami untuk tetap menjangkau segmen masyarakat yang sadar akan kesehatan dan kebugaran. Kami ingin Platinum Hotel tidak hanya menjadi pilihan menginap, tapi juga bagian dari gaya hidup,” tambah Soegianto.

Di sisi lain, Platinum Hotel Group di kota lain seperti Jogjakarta bahkan mencatat okupansi hingga 100 persen sejak akhir pekan lalu, didominasi oleh tamu keluarga dan wisatawan lokal. Di Bali dan Surabaya, tingkat okupansi juga berada di kisaran 80 persen.

"Jogjakarta sangat kuat di segmen wisatawan domestik. Sedangkan untuk Jakarta, masih dalam tahap trial karena baru kembali dibuka. Fokus kami saat ini adalah memperkenalkan kembali hotel kami di Jakarta kepada publik," jelasnya.

Namun demikian, ada secercah harapan dengan mulai diperbolehkannya instansi pemerintahan menggelar kegiatan di hotel seiring instruksi baru dari Kementerian Dalam Negeri. "Sudah mulai ada beberapa kegiatan dari pemerintah daerah maupun provinsi. Ini tentu menjadi angin segar bagi industri hotel yang sejak awal tahun sangat terbebani isu efisiensi," tutur Soegianto.

Ia berharap berbagai program promosi, kolaborasi dan pelonggaran aturan dari pemerintah akan menjadi pendorong pemulihan sektor perhotelan di Kalimantan Timur. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#hotel platinum balikpapan #industri perhotelan #staycation #okupansi #balikpapan #liburan sekolah