BALIKPAPAN - Puluhan pengusaha muda di bidang otomotif kembali mendapatkan suntikan semangat dan keterampilan baru dari Yayasan Astra Honda Motor (AHM). Melalui program pelatihan dengan tema “Satu Hati Sinergi Mendorong Kemajuan Ekonomi”. Tujuannya tentu mencetak pelaku usaha bengkel roda dua yang mandiri, naik kelas dan berdaya saing tinggi di daerahnya masing-masing.
Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-8 ini menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan AHM untuk mendorong pertumbuhan UMKM bengkel alumni SMK binaan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kami percaya kemajuan ekonomi bisa dicapai melalui sinergi. Pelatihan ini adalah langkah nyata kami untuk mendukung UMKM lokal agar menjadi lebih berdaya dan berkelanjutan,” beber Ahmad Muhibbuddin, selaku Ketua Yayasan AHM.
Program ini tidak hanya membekali peserta dengan keahlian teknis, tetapi juga memperkuat kapasitas manajerial, pengelolaan operasional, keuangan, SDM, serta strategi pemasaran digital. AHM bahkan menggandeng para profesional, praktisi bengkel, dan pemangku kepentingan pengembangan UMKM sebagai mitra pelatih.
“Kami ingin para peserta tidak hanya menjadi teknisi andal, tetapi juga pemilik bisnis yang cakap mengelola usahanya secara modern,” tambah Muhibbuddin.
Sebagai bagian dari pelatihan yang berlangsung di awal Juli ini, peserta juga diajak melakukan benchmarking ke UMKM bengkel yang telah sukses, seperti LET Motor Bali, yang meraih penghargaan Best Growth Performance karena mampu mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan setelah mengikuti program pendampingan.
Lebih jauh, bengkel-bengkel binaan ini juga telah menjadi tempat praktek kerja lapangan (PKL) bagi para pelajar SMK jurusan otomotif roda dua. Selain menyerap tenaga kerja, mereka juga membuka ruang belajar langsung di dunia usaha.
“Kami ingin bengkel-bengkel ini tidak hanya bertahan, tapi berkembang dan menginspirasi. Mereka harus jadi motor penggerak ekonomi lokal, serta wadah pembelajaran bagi generasi selanjutnya,” tegas Muhibbuddin.
Sebagai bentuk penghargaan, tiga bengkel terbaik yang telah mengikuti program pendampingan Yayasan AHM periode 2024–2025 juga diberikan bantuan dana pengembangan usaha senilai jutaan rupiah. Apresiasi ini diharapkan memacu semangat peserta lain untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata di komunitasnya.
Melalui pendekatan holistik dan kesinambungan pelatihan, Yayasan AHM terus berkomitmen menciptakan ekosistem UMKM otomotif yang tidak hanya kuat dari sisi teknis, tetapi juga tangguh dalam menjawab tantangan pasar dan perubahan zaman.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Ikbal Usman Febriyanto, pemilik bengkel MAN Motor, yang kini telah membuka cabang baru dan memperluas layanan sepeda motor miliknya. Ia menyebut, dukungan Yayasan AHM sangat berpengaruh dalam perkembangan bisnisnya.
“Bukan hanya pelatihan rutin, bengkel kami juga mendapatkan bantuan peralatan, renovasi bengkel, modal usaha tanpa bunga, hingga pelatihan media sosial untuk promosi. Ini sangat membantu,” ungkap Ikbal. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo