Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Edukasi Masyarakat Soal Jenis Air Minum, Ini manfaat Air Akali Bagi Kesehatan

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 15 Juli 2025 | 08:00 WIB
KESEHATAN: Nur Jayden, tim manajer CV Muamaz Putra Yusti Water mengedukasi karyawan Kaltim Post Group mengenai jenis air minum dan manfaat air akali.
KESEHATAN: Nur Jayden, tim manajer CV Muamaz Putra Yusti Water mengedukasi karyawan Kaltim Post Group mengenai jenis air minum dan manfaat air akali.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Menjawab tantangan pentingnya edukasi publik terhadap produk konsumsi harian, CV Muamaz Putra Yusti Water melakukan kunjungan silaturahmi ke Gedung Biru Kaltim Post, Senin (14/7).

Dalam kunjungan tersebut, Nur Jayden selaku bagian dari tim manajer perusahaan tersebut memaparkan informasi penting seputar jenis-jenis air minum dan dampaknya terhadap kesehatan.

Nur mengatakan, masyarakat masih banyak yang belum memahami secara menyeluruh bahwa air minum dalam kemasan hadir dalam berbagai jenis dan masing-masing memiliki fungsi serta karakteristik tersendiri.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang belum paham betul perbedaan antara air mineral, air demineral dan air alkali. Padahal, ini sangat penting karena air yang dikonsumsi sehari-hari memengaruhi metabolisme dan keseimbangan tubuh,” ucap Nur.

Mengenai itu, Nur menjelaskan ada tiga jenis air minum yang umum ditemukan di pasaran dan penting diketahui masyarakat. Pertama air mineral, yakni air yang diambil dari sumber alam seperti mata air pegunungan yang secara alami mengandung mineral seperti kalsium, magnesium dan natrium. Ini merupakan jenis air yang paling umum dikonsumsi karena kandungan nutrisinya baik untuk fungsi tubuh.

"Air mineral menjaga keseimbangan elektrolit, membantu fungsi otot dan sistem saraf, serta mendukung hidrasi yang optimal dalam aktivitas harian," sebutnya.

Sedangkan jenis air demineral, merupakan hasil pemrosesan yang menghilangkan hampir seluruh kandungan mineral dan zat terlarut di dalam air. Umumnya digunakan untuk kebutuhan teknis seperti laboratorium, industri dan perangkat medis.

Air ini sangat cocok untuk keperluan non-konsumsi karena sifatnya yang bebas endapan atau zat aktif, namun sebaiknya tidak dijadikan pilihan utama untuk kebutuhan hidrasi harian.

“Air demineral memang sangat murni, tapi jika dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang, bisa berdampak negatif karena tidak lagi mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun air ini bisa dikonsumsi bagi penderita gagal ginjal karena ginjal tidak perlu bekerja keras," bebernya.

Adapun air alkali memiliki pH lebih tinggi dari air biasa, biasanya berkisar antara 8 hingga 9, dan mengandung mineral seperti kalsium, magnesium dan kalium. Air ini bisa dihasilkan secara alami atau melalui proses ionisasi. Air alkali menjadi populer karena dapat membantu menetralkan tingkat keasaman dalam tubuh.

Hal ini sejalan dengan pola makan masyarakat modern yang tinggi kadar asam, seperti konsumsi daging merah, gula, dan makanan olahan. Selain itu, ia mengatakan, manfaat air alkali yang dikemukakan sejumlah studi dan pengalaman pengguna selain membantu menyeimbangkan pH tubuh, juga meredakan gejala asam lambung dan gangguan pencernaan ringan.

Mempercepat hidrasi dan pemulihan setelah aktivitas fisik. Mengandung antioksidan alami untuk melawan radikal bebas. Mendukung fungsi ginjal dan proses detoksifikasi tubuh. “Air alkali bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Bukan sekadar tren, tapi solusi yang mendukung fungsi tubuh jika dikonsumsi dengan porsi yang seimbang,” ujar Nur.

Kunjungan ke media massa ini merupakan bagian dari strategi komunikasi perusahaan untuk memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat Kalimantan Timur terhadap pentingnya pemilihan air minum yang tepat. “Kami tidak hanya menjual produk, tapi juga membawa misi edukasi. Air adalah elemen penting kehidupan dan harus dipahami dengan benar,” pungkasnya.

Dengan pendekatan ini, PT Muamaz Putra Yusti Water berharap masyarakat dapat lebih selektif dan cerdas dalam memilih air minum, serta menjadikannya sebagai bagian dari pola hidup sehat di tengah tantangan gaya hidup modern. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#air minum #air mineral #Jenis Jenis #konsumsi