SAMARINDA – Bisnis perhotelan dan properti di Samarinda tengah mengalami dinamika yang menarik. Dalam silaturahmi hangat antara manajemen Kaltim Post dengan manajemen BIGmall Samarinda dan Fugo Hotel Samarinda, perbincangan mengenai perkembangan sektor ini mengalir penuh antusiasme.
Kunjungan yang dipimpin Direktur Kaltim Post Erwin D Nugroho itu disambut langsung oleh General Manager (GM) BIGmall Samarinda Tumpal MP Silalahi dan GM Fugo Hotel Samarinda Nalom P Sidauruk, Kamis (17/7) di Mandalaya Restaurant Fugo Hotel Samarinda.
Pertemuan tersebut bukan hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara media dan pelaku usaha, tetapi juga forum bertukar pandangan mengenai tren terbaru di dunia bisnis, khususnya sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan.
Menurut Erwin, meski geliat digital makin kuat, kepercayaan masyarakat terhadap media cetak masih tetap tinggi. "Dari sisi kepercayaan, media konvensional seperti koran masih menjadi rujukan utama. Orang masih percaya ke koran," tegasnya.
Apalagi untuk pelaku bisnis, media cetak punya kredibilitas dan kedalaman yang sulit tergantikan. Tumpal menambahkan bahwa keberadaan hotel dan pusat belanja kini saling mendukung.
Dalam obrolan itu juga disinggung mengenai manajemen krisis komunikasi, khususnya dalam menghadapi informasi liar di media sosial. Seperti kejadian kebakaran yang menimpa BIGmall Kamis (17/7) pagi.
“Di tengah derasnya arus informasi, peran media profesional sangat penting. Wartawan punya kode etik dan media mampu mengelola isu agar tidak menjadi bola liar,” kata Erwin.
Dia menegaskan bahwa media dan pelaku usaha sebenarnya saling membutuhkan. “Media berpihak ke dunia usaha karena realitas ekonomi. Ketika bisnis goyah, media juga ikut terdampak. Maka dari itu, kita harus saling menguatkan,” lanjutnya.
Hal itu disambut baik oleh Tumpal. Bahwa memang arus informasi tidak bisa dibendung. Dia menyebut, siapa saja seolah bisa menjadi wartawan. “Harus tetap semangat. Kalau kata orang, mau naik kelas itu kan ada ujiannya,” ungkap dia.
Begitu juga disampaikan Nalom, pihaknya mengambil langkah cepat sebagai antisipasi manajemen krisis. Evakuasi tamu hotel. Bahkan diakui, minat menginap di Fugo Hotel masih tergolong tinggi. “Tamu ada yang cancel karena paham kondisi, reschedule. Tapi ada juga yang pengin tetap stay,” sebutnya.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum refleksi bersama, bagaimana ke depan media dan sektor bisnis bisa terus beriringan, tidak hanya dalam bentuk publikasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih solid.
Pihak BIGmall dan Fugo Hotel menyambut baik kerja sama tersebut, dan membuka ruang kolaborasi lanjutan untuk berbagai program bersama.
Editor : Muhammad Ridhuan