KALTIMPOST.ID, Haryo Limanseto, juru bicara Kemenko Perekonomian, buka suara terkait kesepakatan pengelolaan data pribadi warga Indonesia ke Amerika Serikat (AS) yang menimbulkan polemik baru di masyarakat.
Haryo Ia mengatakan, data yang menjadi objek kesepakatan yang dirilis Gedung Putih itu bukanlah data pribadi warga negara Indonesia atau data strategis yang menyangkut rahasia negara.
“Bukan data pribadi, data strategis yang menyangkut rahasia negara juga tidak (ditransfer ke AS). Data komersil saja,” bebernya.
“Data-data yang strategis yang dilarang dikeluarkan diatur undang-undang. Jadi, kalau data pribadi itu kan kayak nama, umur, tapi kalau data komersil itu kayak penjualan di daerah mana,” terangnya.
Haryo pun memberikan contoh konkret agar mempermudah pemahaman public.
“Misalnya kita dikumpulin data ini sama bank lah, kemudian dia melakukan riset terhadap data itu dan itu yang dimaksud data komersil," sambungnya.
Lalu apa yang dimaksud dengan data komersil?
Dilansir dari berbagai sumber, data komersil acuannya pada segala jenis informasi bisnis non-pribadi yang dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan, mengelola operasional, atau mempertahankan keunggulan kompetitif.
Ini merupakan data yang relevan dengan aktivitas niaga atau perdagangan, yang tujuannya mendapatkan keuntungan secara ekonomi.
Berbeda dengan data pribadi, Data pribadi biasanya berisi informasi sensitif individu. Di antaranya, nomor identitas, rekam medis. Adapun data komersial umumnya fokus pada aspek bisnis dan tujuan keuntungan.
Ciri-ciri dan contoh data komersil:
- Tujuan keuntungan: Semua data ini dikumpulkan, dianalisis, dan dimanfaatkan untuk mendukung tujuan bisnis memperoleh profit.
- Data komersil bisa berupa dokumen, spreadsheet, dashboard, data di penyimpanan cloud, dll.
Contoh spesifik:
- Struktur Harga Produk: Informasi mengenai tingkatan harga produk untuk berbagai mitra atau wilayah. Mengungkapkan ini bisa merugikan negosiasi.
- Kalender Pemasaran dan Kampanye Draft: Jadwal kampanye email marketing atau materi promosi yang masih dalam bentuk draft.
- Data Penjualan: Angka penjualan harian, mingguan, bulanan, atau tahunan.
- Lembar Perbandingan Fitur Produk yang Disetujui untuk Pelanggan: Informasi yang sudah final dan disetujui untuk distribusi ke pelanggan.
- Strategi Pemasaran dan Penjualan: Rencana penetrasi pasar, target penjualan, strategi promosi.
- Data Pelanggan (non-pribadi): Riwayat pembelian (bukan identitas spesifik pelanggan), pola perilaku belanja, demografi umum pembeli.
- Informasi Harga: Harga pokok produksi, harga jual, diskon.
- Data Rantai Pasok: Informasi pemasok, logistik, inventaris.
- Data Operasional: Efisiensi produksi, data kinerja mesin, jadwal pengiriman.
Editor : Hernawati