Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bantah Bukan Data Pribadi, Ini Penjelasan Pemerintah soal Data Komersil yang Lagi Diobral ke AS

Hernawati • Kamis, 24 Juli 2025 | 10:26 WIB
Ilustrasi ekonomi kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Ilustrasi ekonomi kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

KALTIMPOST.ID, Haryo Limanseto, juru bicara Kemenko Perekonomian, buka suara terkait kesepakatan pengelolaan data pribadi warga Indonesia ke Amerika Serikat (AS) yang menimbulkan polemik baru di masyarakat.

Haryo Ia mengatakan, data yang menjadi objek kesepakatan yang dirilis Gedung Putih itu bukanlah data pribadi warga negara Indonesia atau data strategis yang menyangkut rahasia negara.

“Bukan data pribadi, data strategis yang menyangkut rahasia negara juga tidak (ditransfer ke AS). Data komersil saja,” bebernya.

“Data-data yang strategis yang dilarang dikeluarkan diatur undang-undang. Jadi, kalau data pribadi itu kan kayak nama, umur, tapi kalau data komersil itu kayak penjualan di daerah mana,” terangnya.

Haryo pun memberikan contoh konkret agar mempermudah pemahaman public.

“Misalnya kita dikumpulin data ini sama bank lah, kemudian dia melakukan riset terhadap data itu dan itu yang dimaksud data komersil," sambungnya.

Lalu apa yang dimaksud dengan data komersil?

Dilansir dari berbagai sumber, data komersil acuannya pada segala jenis informasi bisnis non-pribadi yang dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan, mengelola operasional, atau mempertahankan keunggulan kompetitif.

Ini merupakan data yang relevan dengan aktivitas niaga atau perdagangan, yang tujuannya mendapatkan keuntungan secara ekonomi.

Berbeda dengan data pribadi, Data pribadi biasanya berisi informasi sensitif individu. Di antaranya, nomor identitas, rekam medis. Adapun data komersial umumnya fokus pada aspek bisnis dan tujuan keuntungan.

Ciri-ciri dan contoh data komersil:

Contoh spesifik:

 

 

Editor : Hernawati
#indonesia #data komersil #kemenko perekonomian #amerika serikat #as #Kesepakatan dagang Indonesia AS #data pribadi #wni