Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rayakan 28 Tahun, Mandala PeRak jadi Sarana Edukasi, Hiburan dan Akses Pembiayaan Inklusif

Nasya Rahaya • Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:28 WIB
HARI JADI: Dalam rangka memaknai usia ke 28 tahun melayani masyarakat Indonesia, Mandala Finance kembali menghadirkan Mandala PeRak. Samarinda jadi Kota ke 5 dari 16 Kota yang akan dihelat.
HARI JADI: Dalam rangka memaknai usia ke 28 tahun melayani masyarakat Indonesia, Mandala Finance kembali menghadirkan Mandala PeRak. Samarinda jadi Kota ke 5 dari 16 Kota yang akan dihelat.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) menandai perayaan 28 tahun eksistensinya dengan menggelar Mandala Perhelatan Rakyat (PeRak) di 16 kota di Indonesia. Samarinda menjadi kota ke lima dalam gelaran ini.

Tidak sekadar seremoni ulang tahun, agenda ini diposisikan sebagai medium untuk memperkuat peran Mandala dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah di berbagai daerah.

Kegiatan ini dirancang untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) melalui penyediaan ruang promosi produk lokal dalam bazar, serta memperkuat interaksi antara perusahaan dan masyarakat melalui beragam aktivitas.

Seperti pertunjukan seni, hiburan musik, edukasi literasi keuangan, dan pelatihan pengelolaan limbah menjadi produk ekonomi kreatif. Beberapa hiburan di antaranya ialah menghadirkan zumba, dan musik.

“Kami tidak hanya merayakan usia 28 tahun Mandala, tapi juga ingin menjadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya pelaku UMKM dan sektor informal,” ujar Sandy Susanto, Marketing and Sales Director Mandala Finance, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/7).

PeRak 2025 akan berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus di kota-kota seperti Samarinda, Palu, Makassar, Sukabumi, Jambi, hingga Takengon. Format acaranya mengedepankan pendekatan partisipatif, di mana komunitas lokal, mitra, serta pelanggan turut terlibat langsung dalam berbagai agenda yang digelar.

Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah integrasi kegiatan edukatif dalam skema hiburan. Mandala menyisipkan sesi-sesi sosialisasi tentang literasi keuangan dasar, pengelolaan sampah kreatif, hingga praktik ekonomi sirkular yang kini mulai diadopsi pelaku usaha mikro. Upaya ini sejalan dengan misi Mandala sebagai lembaga pembiayaan yang ingin hadir lebih dari sekadar pemberi kredit.

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Caranya bukan hanya memberi akses pembiayaan, tapi juga menghadirkan solusi nyata yang kontekstual dengan kebutuhan masyarakat, termasuk edukasi dan pemberdayaan UMKM,” kata Sandy.

Mandala Finance sendiri selama ini dikenal dengan layanannya yang menjangkau hingga pelosok, termasuk masyarakat nonbankable yang kerap terlewat oleh lembaga keuangan formal. Dengan jaringan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan ini mengklaim dapat menghadirkan layanan yang lebih relevan, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat lapis bawah.

PeRak juga menjadi kanal apresiasi kepada pelanggan dan mitra setia Mandala. Sejumlah aktivitas seperti lomba rakyat, senam massal, test ride motor, hingga pembagian hadiah grand prize turut disiapkan untuk menarik partisipasi warga di tiap kota penyelenggara.

“Kami ingin menjadi teman andalan dalam setiap perjalanan finansial masyarakat. Karena itu, perhelatan seperti PeRak bukan hanya ajang seremonial, tapi bagian dari pendekatan bisnis yang membumi,” ucap Sandy.

Sebagai informasi, Mandala Finance telah berdiri sejak 1997 dan kini melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia. Strategi perusahaan ke depan diklaim akan semakin berfokus pada digitalisasi layanan, kolaborasi dengan pelaku sektor produktif, dan penguatan fondasi keuangan inklusif yang berkelanjutan. (*)

 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#produk lokal #mandala #Pendanaan #pelaku usaha #samarinda #bazar #umkm