Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hobi Dapur yang Menjadi Bisnis: Lolly’s Kitchen Tembus Pasar Modern

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 4 Agustus 2025 | 15:24 WIB

RUTIN: Tiga varian keripiknya kini akan mejeng di jaringan ritel nasional. Hasil kurasi dari ratusan UMKM dan hanya lima yang terpilih se-Berau.
RUTIN: Tiga varian keripiknya kini akan mejeng di jaringan ritel nasional. Hasil kurasi dari ratusan UMKM dan hanya lima yang terpilih se-Berau.

KALTIMPOST.ID, BERAU– Tak ada yang menyangka hobi memasak Noralya, warga Tanjung Redeb, bisa membawanya menembus pasar swalayan modern. Perempuan yang akrab disapa Nora itu membuktikan bahwa aktivitas dapur bisa jadi peluang besar, jika digarap dengan serius.

“Saya suka bikin keripik dan kukis untuk dimakan sendiri. Suka banget aktivitas di dapur. Akhirnya saya mikir, kenapa enggak coba dijual aja?” cerita Nora tentang awal mula membangun Lolly’s Kitchen pada 2015.

Langkah pertamanya tidak langsung mulus. Produk awalnya justru dikritik. “Dulu masih keras, ukurannya gede-gede, jadi kurang enak dimakan. Bahkan keluarga sendiri yang kritik. Tapi saya terus coba, trial error, sampai akhirnya berani pasarkan,” ujarnya.

Baca Juga: Transaksi APMK di Kaltim Naik Secara Nominal, Tapi Volume Mulai Menurun

Perlahan tapi pasti, Nora mulai memperkenalkan produknya lewat media sosial. Dia rutin memproduksi kukis dan keripik jintan. Produk kukis lebih laris saat Lebaran dan Natal, sedangkan keripik diproduksi dan dijual rutin.

Titik balik datang saat dia memperkenalkan varian baru, keripik tiram. Sambutan pasar luar biasa. “Waktu saya coba pasarkan bareng keripik jintan, ternyata banyak yang suka,” ungkap Nora. Tak lama, reseller mulai bermunculan dari berbagai kota.

Nora semakin percaya diri. Dia mengikuti pelatihan-pelatihan dari instansi pemerintah yang fokus pada pengembangan UMKM. Di situlah dia mendapat ide untuk masuk ke swalayan. “Saya kasih tester ke salah satu swalayan, lima hari kemudian mereka hubungi. Katanya kemasannya menarik, rasanya enak,” kata perempuan kelahiran 1989 itu.

Baca Juga: Sambal Tuna Arum Lahir dari Pandemi, Kini Tembus Ritel dan Bandara

Kini, Lolly’s Kitchen menyuplai ke tujuh swalayan di Berau, dan bahkan segera hadir di jaringan ritel Indomaret. Produksinya dilakukan hampir setiap hari, dengan kapasitas 145 pouch per siklus dan dibantu tiga karyawan. Dengan semangat belajar dan tidak takut memulai dari nol, Nora membuktikan bahwa hobi pun bisa jadi jalan rezeki. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#berau #umkm #tanjung redeb