KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Nilai impor nonmigas Kalimantan Timur (Kaltim) untuk 10 golongan barang utama pada Juni 2025 mencatat lonjakan signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan, nilai impor nonmigas bulan tersebut mencapai USD122,86 juta atau naik 84,92 persen dibandingkan Mei 2025.
Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana mengatakan, lonjakan terbesar terjadi pada golongan barang kendaraan dan bagiannya. “Dilihat dari perkembangannya terhadap Mei 2025, peningkatan nilai impor nonmigas terbesar terjadi pada golongan barang kendaraan dan bagiannya yang mengalami kenaikan USD30,92 juta (672,17 persen),” ungkapnya.
Selain kendaraan, golongan barang pupuk juga mencatat pertumbuhan mencolok. “Komoditas lain dengan peningkatan nilai impor cukup besar adalah golongan barang pupuk yang naik sebesar USD15,58 juta (509,15 persen),” jelas Yusniar.
Golongan barang kapal, perahu, dan struktur terapung pun tidak kalah berkontribusi. Nilainya naik USD8,42 juta atau tumbuh 106,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. “Sebaliknya, penurunan nilai terdalam terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya sebesar USD3,75 juta (11,40 persen),” terang Yusniar.
Golongan barang karet dan produk karet juga mengalami kontraksi. Golongan barang karet dan barang dari karet turun USD2,19 juta (36,08 persen) dan golongan barang dari besi dan baja turun USD2,16 juta (52,81 persen).
Jika ditarik secara kumulatif, kontribusi 10 golongan barang utama terhadap total impor nonmigas Kaltim pada Januari-Juni 2025 sangat dominan. Selama Januari-Juni 2025, impor 10 golongan barang (HS 2 digit) memberikan kontribusi 91,57 persen terhadap total impor nonmigas.
Di antara seluruh kelompok tersebut, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya menjadi penyumbang terbesar. “Golongan barang yang memberikan andil besar terhadap total impor adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya dengan kontribusi sebesar 36,57 persen,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo