KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Ekspor nonmigas Kalimantan Timur (Kaltim) pada Juli 2025 mengalami dinamika cukup tajam antar-komoditas.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana mencatat, lonjakan terbesar datang dari golongan bahan bakar mineral.
“Berdasarkan golongan barang, peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Juli 2025 terhadap Juni 2025 terjadi pada golongan barang bahan bakar mineral yang naik sebesar USD121,60 juta (12,28 persen)," ucapnya.
Sebaliknya, penurunan nilai ekspor terdalam terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati USD73,74 juta (23,43 persen).
Selain bahan bakar mineral, komoditas lain juga turut menopang kenaikan ekspor. Golongan pupuk naik USD8,88 juta (13,15 persen), sementara garam, belerang, batu, dan semen melonjak USD3,85 juta (65,48 persen).
Namun, tidak semua komoditas mencatat hasil positif. "Komoditas lain yang mengalami penurunan nilai ekspor adalah golongan barang berbagai produk kimia yang turun sebesar USD8,15 juta (16,64 persen) dan golongan barang bahan kimia anorganik yang turun USD5,63 juta (24,80 persen),” tambahnya.
Secara kumulatif, ekspor Kaltim selama Januari-Juli 2025 masih terkonsentrasi pada 10 golongan barang (HS 2 digit) yang menyumbang 99,73 persen dari total ekspor nonmigas.
“Golongan barang yang memberikan andil terbesar terhadap total ekspor adalah golongan barang bahan bakar mineral dengan kontribusi sebesar 76,54 persen,” tutur Yusniar. (*)
Editor : Dwi Restu A