Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Neraca Perdagangan Balikpapan di Bulan Juli 2025 Surplus 94 Juta Dolar

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 5 September 2025 | 18:54 WIB
TUMPUAN: Kinerja sektor nonmigas menjadi penopang utama neraca dagang Balikpapan, dengan surplus mencapai 318,71 juta dolar.
TUMPUAN: Kinerja sektor nonmigas menjadi penopang utama neraca dagang Balikpapan, dengan surplus mencapai 318,71 juta dolar.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Bukan hanya angka statistik, capaian perdagangan Balikpapan pada Juli 2025 memberi gambaran penting tentang pergeseran dinamika ekspor dan impor di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini. Kota Minyak kembali mencatat surplus perdagangan senilai 94,07 juta dolar.

Berdasarkan data tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik(BPS) Balikpapan Marinda Dama menjelaskan, bahwa kinerja sektor nonmigas menjadi penopang utama, dengan surplus mencapai 318,71 juta dolar. Sementara itu, sektor migas justru masih mencatat defisit 224,64 juta dolar.

“Tren ini menunjukkan struktur perdagangan Balikpapan masih sangat ditopang oleh komoditas nonmigas. Kinerja ekspor nonmigas yang konsisten menjadi faktor utama tercapainya surplus pada Juli ini,” beber Marinda.

Secara akumulatif, neraca perdagangan Balikpapan sepanjang Januari hingga Juli 2025 tetap positif, dengan surplus kumulatif 820,58 juta dolar. Angka ini terbentuk karena sektor nonmigas mampu mencatat surplus 2,278,55 juta dolar, meskipun sektor migas mengalami defisit hingga 1,457,97 juta dolar.

Pada Juli 2025, nilai ekspor total Balikpapan tercatat 433,08 juta dolar, terdiri dari 46,76 juta dolar migas dan 386,32 juta dolar nonmigas. Adapun impor mencapai 339,01 juta dolar, terdiri dari 271,41 juta dolar migas dan 67,60 juta dolar nonmigas.

"Dengan pola ini, Balikpapan tetap menunjukkan ketahanan di tengah fluktuasi perdagangan global. Surplus yang dicapai, terutama dari nonmigas, diyakini akan terus menopang stabilitas perekonomian lokal," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Nonmigas #neraca perdagangan #impor #migas #ekspor #balikpapan