Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pendapatan dan Belanja Daerah Kaltim Kompak Turun, BI Buka Suara

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 24 September 2025 | 16:08 WIB
Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.
Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja keuangan daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan II 2025 menunjukkan tren melambat. Baik dari sisi pendapatan maupun belanja, capaian kabupaten/kota tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi pendapatan daerah kabupaten/kota hanya Rp16,97 triliun atau 34,38 persen dari pagu 2025. Hal itu disampaikan Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto, angkanya turun 16,96 persen (yoy) dibandingkan triwulan II 2024. M

“Realisasi pendapatan daerah di Kutai Kartanegara mengalami penurunan signifikan sebesar 42,20 persen (yoy),” ungkapnya.

Menurut Budi, lemahnya kinerja pendapatan di Kukar menjadi faktor utama penurunan pendapatan kabupaten/kota secara keseluruhan. “Rendahnya realisasi pendapatan daerah di Kukar dikarenakan realisasi PAD, khususnya pada jenis lain-lain PAD yang sah dan jenis serta pendapatan lainnya menurun,” jelasnya.

Di sisi lain, realisasi belanja daerah kabupaten/kota juga melorot tajam. Total belanja hanya Rp12,97 triliun atau 24,81 persen dari pagu 2025. Jumlah itu terpangkas hampir setengahnya, yakni turun 48,71 persen (yoy) dibandingkan triwulan II 2024 yang mencapai Rp25,81 triliun atau 43,12 persen dari pagu tahun lalu.

Jika dirinci, belanja terbesar dicatatkan Kutai Timur dengan Rp2,50 triliun atau 29,73 persen dari pagu 2025. "Sementara realisasi terendah terjadi di Paser, hanya Rp809,65 miliar atau 17,69 persen dari pagu tahun berjalan," tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#belanja #pendapatan #kaltim #kinerja keuangan #kalimantan timur