KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kesadaran akan keselamatan berkendara tidak bisa ditanamkan secara instan.
Hal inilah yang menjadi perhatian Astra Motor Kaltim 1 untuk terus konsisten menggelar program edukasi safety riding. Terbaru, mereka menggandeng mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan.
Bertempat di aula kampus, kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 Wita dan berhasil menarik partisipasi lebih dari 230 mahasiswa dan mahasiswi.
Para peserta mendapatkan bekal teori sekaligus praktik terkait cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
Safety Riding Officer sekaligus PIC Honda Community Astra Motor Kaltim 1 Aditya Wicaksana menegaskan, edukasi keselamatan berkendara ini tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Walaupun ada yang masih sebagai penumpang, edukasi sejak dini sangat penting karena nantinya mereka akan menjadi pengendara,” ujarnya.
Dia berharap dengan adanya sosialisasi seperti ini mahasiswa lebih aware dalam berkendara. “Kesadaran ini bukan hanya untuk keselamatan pribadi, tapi juga untuk keselamatan semua orang,” sambungnya.
Dalam kegiatan ini, instruktur safety riding Astra Motor menyampaikan berbagai materi, mulai kewajiban penggunaan helm bagi pengendara maupun penumpang, teknik berkendara aman, pengecekan riding gear, posisi tubuh yang tepat saat mengendarai motor, hingga cara mengantisipasi kondisi berbahaya di jalan.
Peserta juga diajari bagaimana menghindari area blind spot kendaraan roda empat serta teknik pengereman yang benar. Untuk meningkatkan interaksi, panitia menghadirkan games dan kuis yang menguji pemahaman peserta atas materi yang baru saja dipaparkan.
Suasana kian meriah ketika Astra Motor memberikan helm secara simbolis kepada pihak kampus sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan dalam program kampanye #Cari\_Aman.
Tidak hanya dari Astra Motor, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepolisian Lalu Lintas Polda Kaltim dan Jasa Raharja Kaltim. Kedua lembaga tersebut turut memberikan materi tambahan tentang regulasi lalu lintas, perlindungan kecelakaan, serta pentingnya disiplin saat berkendara.
Selain fokus pada keselamatan, mahasiswa juga diperkenalkan pada produk-produk terbaru sepeda motor Honda, fitur-fitur unggulan, tips perawatan motor, hingga pemanfaatan aplikasi Motorku X sebagai layanan digital untuk konsumen. “Jangan lupa selalu mengecek kondisi sepeda motor secara berkala agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tambah Aditya.
Dengan adanya program ini, diharapkan generasi muda Balikpapan semakin memiliki kesadaran dan tanggung jawab lebih dalam berkendara, sehingga budaya tertib lalu lintas bisa terus tumbuh di masyarakat. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo