Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BRI Permudah Akses Hunian Terjangkau

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 24 September 2025 | 19:45 WIB
PROGRAM PRIORITAS: BRI mendukung program 3 juta rumah dari Presiden Prabowo Subianto dengan pemberian KPRS dan angsuran flat.
PROGRAM PRIORITAS: BRI mendukung program 3 juta rumah dari Presiden Prabowo Subianto dengan pemberian KPRS dan angsuran flat.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Bagi banyak keluarga muda, memiliki rumah pertama sering kali menjadi mimpi besar yang terasa sulit diwujudkan. Tingginya harga properti membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kerap menunda harapan memiliki hunian sendiri.

Masalah ini coba diurai PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Sekaligus mendukung program 3 juta rumah subsidi dari Presiden Prabowo Subianto.

"Hingga akhir Agustus 2025, BRI tercatat telah menyalurkan pembiayaan KPRS senilai Rp 14,65 triliun kepada 107 ribu debitur di seluruh Indonesia. Penyaluran ini menjadi salah satu langkah konkret BRI dalam mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah," ungkap Corporate Secretary BRI Dhanny, Rabu (24/9).

Rincian penyaluran tersebut terdiri dari KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp 14,21 triliun, KPR Tapera Rp 329,92 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) Rp 103,75 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) Rp 9,24 miliar.

Dhanny menyebut, capaian ini sebagai bukti komitmen BRI dalam memperluas akses hunian layak dan terjangkau.

“Kami berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penyaluran KPRS ini sejalan dengan visi BRI untuk terus berkontribusi pada pemerataan kesejahteraan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional,” tuturnya.

Sejalan dengan hal itu, BRI juga menambah kuota penyaluran KPR FLPP dari semula 17.700 unit menjadi 25.000 unit pada Agustus 2025. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga yang mendambakan rumah pertama.

Di tingkat lokal, BRI Cabang Balikpapan Sudirman turut ambil bagian dalam merealisasikan program ini. Pemimpin Cabang BRI Balikpapan Sudirman, Sudadi, menjelaskan proses pengajuan dilakukan secara sederhana dengan kerja sama antara bank dan developer.

“Developer akan merekomendasikan calon pembeli, lalu tim sales BRI melakukan pra-screening, termasuk pengecekan SLIK. Jika syarat terpenuhi, maka KPR FLPP segera diproses,” jelasnya.

Menurut Sudirman, salah satu daya tarik utama KPR BRI adalah sistem angsuran flat, sehingga debitur tidak perlu khawatir cicilan akan meningkat di tengah perjalanan kredit. “Dengan angsuran flat, debitur bisa lebih tenang dalam merencanakan keuangan rumah tangga,” tambahnya.

Program ini sejalan dengan fokus BRI dalam mendukung Asta Cita, yaitu memperluas pembangunan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa. Melalui pembiayaan perumahan, BRI tak hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pemerataan kesejahteraan.

"Dengan dukungan penuh terhadap agenda pemerintah, BRI optimistis semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat mewujudkan mimpi memiliki rumah layak huni," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kredit #bri #beli rumah #rumah subsidi