Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kaltim Masuk 5 Besar Nasional, Investasi PMDN Tembus Rp32 Triliun dan Serap 43 Ribu Pekerja

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 17 Oktober 2025 | 07:50 WIB

Capaian realisasi investasi yang gemilang, menempatkan Kaltim dalam posisi strategis di level nasional. Urutan ke-5 investasi PMDN, urutan ke-15 investasi PMA dan peringkat 8 keseluruhan.
Capaian realisasi investasi yang gemilang, menempatkan Kaltim dalam posisi strategis di level nasional. Urutan ke-5 investasi PMDN, urutan ke-15 investasi PMA dan peringkat 8 keseluruhan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kalimantan Timur kembali mencatatkan kinerja investasi yang impresif.

Hingga pertengahan 2025, provinsi ini berhasil menarik investasi senilai Rp43,47 triliun dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), dengan total 24.705 proyek tersebar di berbagai sektor.

Dari jumlah tersebut, PMDN mendominasi dengan kontribusi Rp32,43 triliun, sedangkan PMA menyumbang Rp11,04 triliun.

Baca Juga: Bikin Aktivitas Masak Aman dan Nyaman, Ini Tiga Keuntungan Garansi Tukar Baru dari AZKO

Capaian ini sudah mencapai lebih dari separuh target investasi 2025 yang ditetapkan sebesar Rp79,86 triliun.

Menariknya, realisasi ini juga membuka lapangan kerja bagi 43.646 orang, termasuk 61 tenaga kerja asing.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Fahmi Prima Laksana, mengatakan capaian tersebut menempatkan Kaltim di peringkat ke-5 nasional untuk PMDN dan ke-15 untuk PMA.

Ia menyebut, tren investasi tetap kuat meski ekonomi global masih fluktuatif.

Baca Juga: Investasi Kaltim Didominasi Tambang, Capai Rp 8,57 Triliun di Triwulan II

“Kami terus memperkuat sinergi pemerintah dan pelaku usaha untuk memastikan target akhir tahun tercapai,” ujarnya.

Pemerintah provinsi pun berkomitmen melanjutkan promosi dan kemudahan layanan perizinan demi menjaga momentum pertumbuhan investasi di Bumi Etam. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Penanaman Modal Dalan Negeri #tenaga kerja #Investasi di Kaltim #sinergi #penanaman modal asing