KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Pegadaian terus memperkuat langkah digitalisasinya melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang diperkenalkan secara luas lewat rangkaian Festival Tring! di berbagai kota, termasuk Balikpapan. Transformasi digital ini menjadi tumpuan dalam mendorong pertumbuhan kinerja.
Festival Tring! by Pegadaian yang berlangsung di Atrium E-Walk Balikpapan menjadi ajang interaktif yang menggabungkan literasi keuangan, edukasi investasi emas dan hiburan masyarakat. Di balik keseruannya, acara ini memancarkan pesan kuat tentang bagaimana digitalisasi keuangan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Disampaikan Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti, peluncuran Tring! by Pegadaian merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang lebih mudah diakses dan relevan dengan gaya hidup digital masa kini.
“Era digital menuntut transformasi dalam setiap aspek bisnis, termasuk layanan keuangan. Melalui aplikasi Tring!, kami menghadirkan cara baru berinvestasi dan menabung emas yang aman, cepat, dan menyenangkan. Festival ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong masyarakat untuk lebih melek finansial dan berani berinvestasi dari sekarang,” ucap Selfie.
Aplikasi Tring! by Pegadaian memungkinkan masyarakat melakukan transaksi emas secara digital, mulai dari pembelian, top up, hingga cicil emas, tanpa perlu datang langsung ke outlet. Langkah ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan Pegadaian, tetapi juga mendukung akselerasi ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis juga menilai, tingkat literasi keuangan masyarakat Balikpapan yang semakin tinggi menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan investasi lokal.
“Balikpapan memiliki potensi besar dalam adopsi teknologi keuangan. Melalui Festival Tring!, kami ingin menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat untuk berinvestasi secara bijak dan produktif. Kami ingin menjadi bagian dari percepatan ekonomi digital di Kalimantan,” ungkap Rinaldi.
Deputy Bisnis Area Balikpapan Tomy Djoko Tri Rahardjo menambahkan, inovasi digital seperti Tring! memberikan dampak positif terhadap perilaku finansial masyarakat.
“Kami melihat peningkatan minat terhadap investasi emas digital selama festival berlangsung. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai percaya diri memanfaatkan teknologi untuk mengelola keuangan. Pegadaian hadir untuk memastikan proses itu berjalan dengan aman dan transparan,” tutur Tomy.
Selain memperkenalkan aplikasi digital, Festival Tring! juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti Gold Clinic & Bazaar Emas, Seminar Emas & Talkshow, serta promo khusus investasi emas. Festival ini turut dimeriahkan dengan hiburan dari musisi nasional Budi Doremi, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung E-Walk Balikpapan.
Melalui Festival Tring! by Pegadaian, digitalisasi bukan hanya menjadi slogan, tetapi gerakan nyata untuk membawa masyarakat menuju masa depan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara ini menegaskan peran Pegadaian dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah, sekaligus mengajak masyarakat untuk memulai langkah kecil menuju masa depan finansial yang lebih cerah.
Selama festival berlangsung, Pegadaian menghadirkan beragam promo eksklusif seperti diskon pembukaan dan top up Tabungan Emas, potongan harga Cicil Emas hingga Rp 50.000/gram, serta kesempatan memenangkan hadiah emas dan merchandise spesial melalui berbagai permainan dan kompetisi. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo