KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Perbankan di Kalimantan Timur masih menunjukkan peran aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Hingga Agustus 2025, penyaluran kredit meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
"Perbankan masih menunjukkan peran aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional, sebagaimana tercermin dari nominal kredit berdasarkan lokasi bank yang meningkat 16,14 persen year-on-year menjadi Rp103 triliun, dengan nominal kredit berdasarkan lokasi proyek tumbuh 0,52 persen yoy menjadi Rp184 triliun," papar Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Parjiman.
Jika dilihat dari sektor ekonomi usaha, bank yang berlokasi di Kaltim mayoritas menyalurkan kreditnya kepada sektor konsumtif terutama untuk rumah tangga dengan kontribusi 32,37 persen dari total kredit lokasi bank atau sebesar Rp33,3 triliun.
Disusul sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Rp16,1 triliun serta sektor perdagangan besar dan eceran Rp14,1 triliun.
Sementara berdasarkan lokasi proyek, sektor rumah tangga tetap memiliki kontribusi terbesar dalam penyaluran kredit, dengan kontribusi 19,51 persen dari total kredit atau sebesar Rp35,9 triliun. Lalu sektor pertambangan dan penggalian Rp34,2 triliun serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan Rp32,3 triliun.
Dia menegaskan bahwa pola penyaluran kredit itu menjadi indikator penting meningkatnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem perbankan daerah. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo