KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Kalimantan Timur terus menunjukkan geliat positif. Kinerja lembaga pembiayaan dan fintech makin aktif mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Parjiman menyampaikan, sektor IKNB masih terus berupaya meningkatkan kinerjanya dalam mendukung ekonomi regional.
“Jumlah kontrak pembiayaan yang disalurkan oleh pembiayaan meningkat dari 2,2 juta kontrak menjadi 2,5 juta kontrak pada posisi Juli 2025, dengan total nominal outstanding pembiayaan Rp28,1 triliun dan tingkat NPF 2,04 persen,” jelas pria yang disapa Jimmy itu.
Baca Juga: Petani Waswas, Harga Sawit di Kaltim Kembali Turun, Ini Penyebabnya
Selain pembiayaan konvensional, sektor fintech (financial technology) juga tumbuh cepat. Jimmy menyebut, industri layanan keuangan digital masih terus memperkenalkan produknya.
“Jumlah penerima pinjaman P2P lending pada posisi Juni 2025 mencapai 453 ribu akun, dengan nominal pinjaman yang diberikan Rp1.309,9 miliar dan TWP90 sebesar 1,94 persen,” paparnya.
Pertumbuhan itu menunjukkan tren positif minat masyarakat terhadap alternatif pembiayaan digital. Kinerja yang solid dari lembaga pembiayaan dan fintech diharapkan dapat terus memperkuat dukungan terhadap pemulihan ekonomi Bumi Etam. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki