Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gelar Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025, BI Kaltim Perkuat UMKM dan Literasi Rupiah

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 6 November 2025 | 07:47 WIB
BERKELANJUTAN: Gelaran Kaltim Paradise of The East x SummerFest 2025 berlangsung 5-8 November di Convention Hall Samarinda.
BERKELANJUTAN: Gelaran Kaltim Paradise of The East x SummerFest 2025 berlangsung 5-8 November di Convention Hall Samarinda.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Convention Hall Samarinda mendadak semarak sejak Rabu (5/11/2025) pagi. Ratusan pelaku usaha, pelajar, hingga desainer lokal jadi satu di acara Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025 di kawasan tersebut. 

Gelaran inisiasi Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur (Kaltim) ini bukan sekadar pameran, tapi juga ruang kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekonomi daerah inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka Deputi Gubernur BI Ricky P Gozali. Dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, jajaran Forkopimda, pimpinan OJK dan perbankan, pelaku UMKM, serta masyarakat umum.

Menggabungkan dua agenda besar BI, yakni Kaltim Paradise of The East dan Sekolah Unggul Membangun Makna Edukasi Rupiah Festival (SummerFest) 2025.

Dalam sambutannya, Ricky menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi seluruh pihak dalam mendorong kinerja usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta memperkuat perekonomian daerah.

“Bank Indonesia berkomitmen memperkuat UMKM melalui pendekatan terintegrasi dari sisi supply dan demand, mulai dari pembinaan melalui Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) dan Rumah Kurasi BI hingga dukungan pembiayaan melalui kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM),” ujarnya.

KEMBANGKAN: Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.
KEMBANGKAN: Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.

Hingga September 2025, pembiayaan sektor prioritas Kaltim mencapai Rp 106,87 triliun, termasuk Rp 26,61 triliun untuk UMKM. Menurut Ricky, capaian itu menjadi bukti bahwa pelaku UMKM Kaltim telah bergerak dari tahap bertahan menuju bertumbuh. “Hal ini selaras dengan semangat asta cita pemerintah untuk memperkuat kewirausahaan dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Selain penguatan UMKM, BI juga menekankan pentingnya literasi dan kebanggaan terhadap rupiah. Ricky menyoroti program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sebagai wujud cinta terhadap identitas bangsa.

Melalui inisiatif seperti Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) serta Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB), BI memastikan ketersediaan uang layak edar hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

“Kegiatan SummerFest menjadi sarana kreatif untuk menanamkan nilai-nilai CBP Rupiah di kalangan generasi muda,” tuturnya.

Dia mengajak seluruh pihak terus bersinergi memperkuat UMKM, menumbuhkan kebanggaan pada rupiah, serta menghadirkan manfaat bagi Kaltim. “Bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga kuat secara kreatif, mandiri, dan sejahtera,” seru Ricky.

Selaras dengan hal itu, Kepala Kantor Perwakilan (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan di Kalimantan Timur.”

Agenda yang menjadi momentum bersama membangun ekonomi kuat, inklusif, dan ramah lingkungan.

Kedua buku itu menjadi simbol edukasi dan inovasi menuju ekonomi hijau berkelanjutan di daerah.

Apresiasi juga datang dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, yang menilai kiprah BI jauh melampaui fungsi menjaga stabilitas moneter. “BI tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga terus hadir di tengah masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM, dan mengedukasi masyarakat agar semakin cinta, bangga, dan paham rupiah,” ujar Rudy.

Dia menambahkan, dengan lebih dari 430 ribu UMKM aktif di Bumi Etam, Kaltim memiliki daya juang tinggi untuk bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Festival ini akan berlangsung hingga 8 November 2025, menampilkan pameran UMKM unggulan, pameran rupiah, seminar, wisata kuliner, fashion show eksekutif, hingga WaCafe atau Wakaf Café.

Di balik kemeriahan panggung dan lampu, tersimpan semangat besar yakni memperkuat peran UMKM dan menanamkan kecintaan terhadap rupiah sebagai fondasi ekonomi Kaltim yang tangguh, hijau, dan berdaya saing. (rdm/far)

Editor : Faroq Zamzami
#cinta rupiah #bank indonesia #samarinda