KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kondisi ekonomi yang tak stabil, Bank Central Asia (BCA) Cabang Balikpapan terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu langkah konkret dilakukan ialah program pembiayaan produktif serta fasilitasi sertifikasi halal bagi ratusan pelaku usaha lokal.
Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA Balikpapan Ade Abdul Razak mengatakan, pihaknya aktif bersinergi dengan pemerintah dalam menyalurkan berbagai program, termasuk kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit produktif lainnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BCA untuk memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan sektor UMKM.
“Kalau dari kami sendiri, kebijakannya tetap support ya untuk kebutuhan UMKM. Pemerintah juga menunjuk BCA sebagai salah satu bank yang melakukan pemasaran program KUR ke masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pembiayaan, BCA juga berupaya meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan dan pendampingan. Salah satu program unggulan yang baru dijalankan adalah fasilitasi sertifikasi halal untuk 100 UMKM di Balikpapan.
“Harapannya, dengan dibekali sertifikasi halal, persyaratan mereka untuk bisa lebih maju lagi dalam pembiayaan bisa terpenuhi. Jadi tidak hanya dapat modal, tapi juga punya standar usaha yang lebih baik,” tambah Ade.
Program ini mendapat sambutan positif dari pelaku usaha, terutama di sektor kuliner dan produk rumah tangga. Dengan sertifikasi halal, UMKM dinilai memiliki peluang lebih besar menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Langkah BCA ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem bisnis lokal dan membantu UMKM Balikpapan naik kelas di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis.
"Kami ingin menjaga keseimbangan dalam perbankan dan mendorong UMKM berkembang, sebab bagaimana pun juga UMKM termasuk tulang punggung perekonomian Indonesia termasuk di Balikpapan," tandasnya. (*)
Ulil Muawanah
Editor : Nugroho Pandu Cahyo