Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

TPK Hotel Berbintang di Kaltim Merangkak Naik, Angka September 2025 Bikin Penasaran

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 16 November 2025 | 09:39 WIB

TPK klasifikasi bintang di Kaltim catat kenaikan hingga 53 persen, naik 0,90 poin dibanding Agustus 2025.
TPK klasifikasi bintang di Kaltim catat kenaikan hingga 53 persen, naik 0,90 poin dibanding Agustus 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pergerakan di sektor akomodasi Kalimantan Timur kembali menunjukkan dinamika pada akhir kuartal ketiga 2025. Peningkatan kunjungan dan aktivitas perjalanan dinilai menjadi salah satu pemicunya.

Di tengah pulihnya berbagai agenda pemerintah dan swasta, indikator hunian hotel mulai bergerak ke arah positif. Situasi ini tampak dari rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim.

Baca Juga: Cegah Kanibalisasi! Danantara Beberkan Alasan Garuda–Pelita Akan Digabung

Pada September 2025, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kaltim mencapai 53 persen. Angka tersebut naik 0,90 poin dibanding Agustus 2025 yang berada di posisi 52,10 persen.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa tren kenaikan ini memperlihatkan perbaikan sektor akomodasi menjelang akhir triwulan ketiga. Kenaikan juga tampak konsisten jika dibandingkan secara tahunan.

Dari seluruh klasifikasi, hotel bintang empat menempati posisi teratas dengan TPK 57,59 persen.

Di bawahnya, hotel bintang tiga mencatat 53,20 persen, disusul hotel bintang dua sebesar 51,13 persen. Adapun hotel bintang satu menjadi yang terendah, yakni 41,17 persen.

“Secara tahunan, TPK hotel berbintang pada September 2025 meningkat dibanding September 2024 yang sebesar 50,82 persen,” ujar Yusniar.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pemulihan yang masih berlanjut setelah periode lesu pada awal tahun.

Baca Juga: Tamu dari Sektor Migas Topang Kinerja Industri Perhotelan di Balikpapan

Balikpapan mencatat rata-rata hunian tertinggi, mencapai 59,63 persen. Posisi berikutnya ditempati Samarinda dengan 54,79 persen dan Berau di angka 50,34 persen.

Sementara itu, Kutai Kartanegara dan Bontang berada di bawah rata-rata provinsi.

Menurut Yusniar, naiknya aktivitas perjalanan dinas, rapat, serta berbagai kegiatan korporasi dan instansi turut mendorong okupansi hotel, terutama di wilayah perkotaan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#TPK Hotel #BPS KALTIM #september 2025 #okupansi hotel #tingkat hunian hotel #kaltim