Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Net Inflow Rp 1,75 Triliun, Kebutuhan Uang Tunai Masyarakat Kaltim Terpenuhi

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB

 

DISTRIBUSI: Nilai inflow mencapai Rp 4,22 triliun dan outflow Rp 2,47 triliun. Tingginya ketersediaan uang tunai dan kendali distribusi yang terjaga jadi faktor.
DISTRIBUSI: Nilai inflow mencapai Rp 4,22 triliun dan outflow Rp 2,47 triliun. Tingginya ketersediaan uang tunai dan kendali distribusi yang terjaga jadi faktor.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Transaksi tunai di Kaltim pada triwulan II-2025 menunjukkan ritme yang stabil. Aliran uang kartal yang masuk ke Bank Indonesia jauh lebih besar dibanding yang keluar, menandakan kebutuhan uang tunai masyarakat benar-benar terpenuhi.

Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto menegaskan kuatnya posisi uang kartal di Bumi Etam. “Dari sisi transaksi tunai, aliran uang kartal pada triwulan II-2025 mencatat posisi net inflow,” ujarnya.

Data BI menunjukkan nilai inflow mencapai Rp 4,22 triliun, sementara uang kartal yang keluar (outflow) hanya Rp 2,47 triliun. Artinya, posisi net inflow menguat di angka Rp 1,75 triliun.

Menurut Budi, hal itu artinya dua hal. Yaitu tingginya ketersediaan uang tunai dan kendali distribusi yang tetap terjaga. “Posisi net inflow ini menandakan terpenuhinya kebutuhan kas masyarakat dan perbankan akan uang kartal, sementara BI tetap mampu menjaga kontrol terhadap peredaran uang,” jelasnya.

Dari sisi wilayah, kontribusi terbesar masih berasal dari Kantor Perwakilan BI Kaltim, mencatat Rp 1,43 triliun. Sementara Kantor Perwakilan BI Balikpapan menyumbang net inflow Rp 330 miliar.

Dengan posisi yang stabil, pihaknya menilai sirkulasi uang tunai di Kaltim berada dalam kondisi sehat dan mencerminkan aktivitas transaksi ritel maupun perbankan yang berlangsung lancar. (*)

Editor : Duito Susanto
#bank indonesia #kaltim #transaksi tunai