KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kepedulian PT Komatsu Marketing and Support Indonesia terhadap pendidikan dan lingkungan begitu luar biasa. Terlihat dari kontribusi mereka dalam melahirkan generasi muda yang cinta lingkungan.
Salah satunya ditunjukkan di SD 012 Balikpapan Timur (Baltim) dengan pemberian bantuan berupa 1.000 tumbler dan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Presiden Direktur Komatsu Marketing and Support Indonesia Koji Yanagi, Rabu (19/11). Dia didampingi Ketua Komite Corporate Social Responsibility (CSR) Komatsu Marketing and Support Indonesia Emil Rahadian dan jajaran manajemen lainnya.
Koji menuturkan, pihaknya tidak hanya fokus memproduksi alat berat untuk meningkatkan nilai tambah bagi Indonesia. Namun berkomitmen untuk berbagi kebahagiaan dengan mengembalikan apa yang didapat Komatsu ke masyarakat sekitar.
“Adek-adek siswa juga boleh datang ke kantor kami untuk belajar dan melihat langsung alat berat yang kami miliki. Kalian harus terus semangat belajar dan berprestasi,” ujarnya saat memberi sambutan.
Emil Rahadian menambahkan, pemilihan SD 012 Balikpapan Timur sebagai lokasi CSR bukan tanpa alasan. Selain dekat dengan kantor mereka di kawasan Batakan, sekolah ini juga memiliki berbagai prestasi di kancah provinsi hingga nasional.
Di antaranya adiwiyata nasional, sebuah prestasi level kedua tertinggi di Indonesia untuk sekolah yang memiliki pengelolaan lingkungan hidup yang baik.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan SD 012 Balikpapan Timur bisa meningkatkan prestasinya menjadi adiwiyata mandiri, level tertinggi di nasional,” harapnya. Lebih dari itu, dia ingin membiasakan siswa di sekolah ini hidup bersih dan mencintai lingkungan. Seperti meminimalkan penggunaan botol atau sampah plastik sesuai program pemerintah.
Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini diharapkan terus dibawa hingga dewasa. “Kolaborasi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus memberikan dukungan kepada sekolah di Balikpapan agar melahirkan generasi yang cerdas, berbudaya dan cinta lingkungan,” sambungnya.
Selain memberikan 1.000 tumbler, Komatsu juga membangun dua gazebo atau pondok literasi untuk para siswa agar kegiatan belajar mengajar semakin menarik. Seperti diketahui, sekolah ini memiliki 1.004 siswa. Namun ruang kelas yang tersedia hanya 12. Ini membuat para guru harus memutar otak agar siswa bisa belajar maksimal.
Mereka biasanya memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media untuk belajar. Dengan hadirnya gajebo tersebut, diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif tempat kegiatan belajar mengajar atau tempat siswa bersantai sambil membaca buku. Selain itu, PT Komatsu juga memberikan bantuan beasiswa kepada belasan siswa, laptop, tempat sampah hingga rak sepatu.
Kepala Sekolah SD 012 Balikpapan Timur Ngatiani mengucapkan terima kasih kepada manajemen Komatsu. Dia meyakini semua bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, termasuk 1.000 tumbler sebagai salah satu penunjang sekolahnya meraih predikat adiwiyata mandiri. Karena untuk meraih itu, semua siswa wajib menggunakan tumbler sebagai salah satu upaya menekan sampah plastik.
“Pembangunan pondok literasi juga sangat bermanfaat. Kami biasanya mengajak siswa belajar di lapangan karena harus bergantian ruang kelas. Dengan adanya gajebo ini, setidaknya siswa punya satu tempat lagi yang representatif untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dan tempatnya sangat asyik untuk belajar,” ujarnya.
Bantuan laptop juga sangat bermanfaat karena saat ini pembelajaran siswa kelas empat sampai enam sudah menggunakan Chromebook. SD 012 Balikpapan Timur juga menyandang status sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).
“Semoga dengan bantuan yang diberikan, sekolah kami bisa lebih maju. Meski berada di daerah pinggiran, kami tidak mau ketinggalan. Harus lebih maju dari sekolah lainnya,” bebernya.
Camat Balikpapan Timur Rudi Iskandar berharap, apa yang telah dilakukan Komatsu bisa menular ke pelaku usaha lain. Mengingat di kawasan Balikpapan Timur beroperasi puluhan perusahaan dari skala kecil, sedang hingga besar.
“Mudah-mudahan perbuatan baik ini membuka mata pelaku usaha lain untuk berkontribusi langsung ke masyarakat sekitar. Kami dari pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya bantuan dari Komatsu,” tuturnya.
Senada, Katim Sarpas Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Fajarudin turut mengucapkan terima kasih kepada Komatsu yang membantu pemerintah daerah menyediakan sarana dan prasarana di sekolah. Sebab pemerintah memiliki keterbatasan anggaran untuk memajukan pendidikan.
Dia bercerita, Dinas Pendidikan Balikpapan memiliki anggaran sekitar Rp 1 triliun. Namun sekitar Rp 800 miliar lebih digunakan untuk menggaji guru dan pemberian insentif. Sementara dana untuk sarana dan prasarana hanya berkisar 10 persen, sehingga diprioritaskan ke sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan.
“Nominal ini sangat sedikit karena kami memiliki 138 SD. Tentu bantuan dari Komatsu seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga bantuan yang diberikan berjalan berkelanjutan,” harapnya. Acara ini turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Siti Patimah dan Anggota DPRD Balikpapan Sobari. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo