KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kebiasaan masyarakat perkotaan terus mengalami perubahan. Jika beberapa tahun lalu dompet fisik dan kartu uang elektronik menjadi barang wajib saat bepergian, kini banyak orang memilih hanya membawa ponsel untuk memenuhi seluruh kebutuhan mobilitas.
Pergeseran perilaku inilah yang mendorong GoPay mempercepat adopsi QRIS Tap, teknologi pembayaran berbasis NFC yang memungkinkan transaksi dilakukan cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin QRIS.
"Transformasi ini tidak hanya mengikuti gaya hidup digital, tetapi juga menjadi bagian dari kompetisi inovasi antar penyelenggara pembayaran yang berlomba memberikan pengalaman paling cepat, mudah, dan efisien bagi pengguna," kata Presiden Direktur GoTo Financial Sudhanshu Raheja.
Bank Indonesia memperkuat ekosistem ini melalui digitalisasi sistem pembayaran agar semakin inklusif dan terjangkau. GoPay menjadi salah satu pemain yang paling agresif dalam memanfaatkan momentum tersebut. Melalui aplikasinya, pengguna dapat membayar transportasi umum tanpa kartu fisik atau isi saldo kartu.
Cukup membuka menu QRIS, memilih QRIS Tap, lalu menempelkan ponsel di gate stasiun. Proses ini membuat perjalanan lebih cepat, praktis dan mengurangi hambatan yang sering muncul dalam penggunaan kartu transportasi konvensional.
Adopsi QRIS Tap GoPay terlihat meningkat tajam, terutama di kalangan muda yang mengutamakan kecepatan dan kepraktisan. Tidak hanya untuk transportasi, fitur ini juga dimanfaatkan untuk pembayaran parkir, ritel hingga UMKM. Saat ini, transaksi QRIS Tap di ekosistem GoPay telah mencapai ratusan ribu dan trennya terus menanjak.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Bank Indonesia dalam membangun standar dan ekosistem QRIS Tap secara nasional.
“Kepemimpinan Bank Indonesia menjadi pendorong utama pertumbuhan pesat QRIS Tap di aplikasi GoPay, yang kini telah mencatat ratusan ribu transaksi di beragam layanan transportasi seperti KCI, LRT, MRT, dan TransJakarta," ujarnya.
"Masukan dari pengguna GoPay juga sangat positif, terutama dari pengguna muda yang mengandalkan QRIS Tap setiap harinya untuk membuat perjalanan mereka lebih praktis,” tambahnya.
Raheja menambahkan, GoPay berkomitmen memperkuat kontribusinya terhadap agenda digitalisasi sistem pembayaran, sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan Asta Cita pemerintah.
Sebagai upaya mempercepat adopsi, GoPay juga menghadirkan promo perjalanan gratis berupa cashback 100 persen hingga 14 ribu GoPay Coins. Promo ini dapat digunakan dua kali per bulan tanpa minimum transaksi dan berlaku untuk layanan MRT, LRT, TransJakarta hingga KRL.
"Dengan meningkatnya penggunaan QRIS, kompetisi layanan pembayaran digital semakin menguntungkan masyarakat. Pilihan pembayaran makin beragam, proses lebih cepat dan gaya hidup cashless semakin mengakar kuat di kota-kota besar Indonesia," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo