KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Angka pengangguran di Kaltim kembali bergerak, tetapi arahnya tidak seragam. Ada yang naik, ada pula yang justru menurun cukup signifikan. Begitulah potret terbaru Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Agustus 2025 berdasarkan hasil Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional). Angka totalnya berada di level 5,18 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa TPT menjadi indikator penting untuk membaca seberapa efektif pasar kerja menyerap tenaga kerja. “TPT hasil Sakernas Agustus 2025 sebesar 5,18 persen. Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 5 sampai dengan 6 orang pengangguran,” ujarnya.
Meski tampak stabil, angka itu sebenarnya naik tipis 0,04 persen poin dibandingkan Agustus 2024. Namun yang menarik, perubahan lebih terasa ketika TPT ditelusuri menurut jenis kelamin.
Pada Agustus 2025, TPT laki-laki tercatat 5,21 persen, lebih tinggi dibanding perempuan yang berada di 5,13 persen. Yusniar memaparkan, TPT pada laki-laki mengalami peningkatan 0,49 persen poin, sebaliknya pada perempuan mengalami penurunan 0,78 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Pergerakan itu semakin kontras bila dibandingkan dua tahun sebelumnya. "TPT laki-laki meningkat 0,42 persen poin dibanding Agustus 2023, sementara perempuan justru turun lebih dalam, mencapai 1,18 persen poin," jelasnya.
BPS menilai tren itu menunjukkan dinamika pasar kerja yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, baik dari segi peluang, sektor penyerapan, maupun kestabilan pekerjaan. Namun demikian, komposisi pengangguran masih relatif seimbang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo