Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Berhasil Ekspor Damar Batu, Potensi Komoditi Kehutanan Lain Kembali Digali

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 28 November 2025 | 20:37 WIB
POTENSIAL: Balikpapan berhasil melakukan ekspor damar baru melalui Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal, Kamis (27/11).
POTENSIAL: Balikpapan berhasil melakukan ekspor damar baru melalui Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal, Kamis (27/11).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah tren penurunan nilai ekspor Balikpapan pada September 2025, muncul optimisme baru dari komoditas damar batu yang digadang-gadang mampu menjadi pendorong ekonomi daerah.

Komoditas ini dinilai memiliki kualitas tinggi dan permintaan internasional terus meningkat, sehingga dapat menjadi salah satu kekuatan baru bagi produk ekspor nonmigas Balikpapan.

Disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar, damar batu kini masuk kategori komoditas potensial dengan prospek jangka panjang.

Menurutnya, tren permintaan dari negara-negara seperti Sri Lanka maupun negara Asia lainnya menjadi bukti bahwa produk lokal siap bersaing di pasar global.

“Produk damar batu merupakan salah satu komoditas potensial dengan kualitas yang kompetitif dan permintaan ini terus datang dari berbagai negara. Saya yakin komoditas ini bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah,” kata Haemusri, ujarnya, Kamis (27/11).

Optimisme ini muncul di tengah catatan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan nilai ekspor Balikpapan pada September 2025 hanya mencapai USD 384,89 juta, turun 23,45 persen dibanding Agustus yang mencapai USD 502,80 juta. Penurunan paling besar terjadi pada ekspor nonmigas yang merosot 24,97 persen menjadi USD 354,35 juta.

“Di saat angka ekspor menurun, kita justru melihat peluang baru melalui komoditas lokal yang punya kekuatan daya saing. Ini penting untuk diversifikasi ekonomi kota,” tambahnya.

Haemusri menilai keberhasilan ekspor damar batu tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut peran Balikpapan Export Center, Balikpapan Logistics Hub (BHK), Kementerian Perdagangan, Pelabuhan KKT, hingga perangkat daerah lainnya sebagai elemen penting keberhasilan pengiriman komoditas tersebut.

“Keberhasilan ekspor ini bukan kerja satu institusi. Ini hasil kolaborasi antara Export Center Balikpapan, BHK, Kementerian Perdagangan, Pelabuhan KKT dan berbagai instansi lainnya. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat agar ekosistem ekspor semakin kondusif dan berdaya saing,” ucapnya.

Sejak beroperasi pada Agustus, Balikpapan Export Center telah memegang peran signifikan dalam mempercepat proses ekspor, khususnya bagi UMKM yang sebelumnya belum memahami standar dan prosedur perdagangan internasional. Layanan yang diberikan mencakup konsultasi prosedur ekspor, standarisasi produk, akses pembayaran, pendampingan penyusunan dokumen, hingga fasilitasi perjanjian dagang.

“Export Center menyediakan layanan yang sangat dibutuhkan pelaku UMKM, mulai dari standarisasi produk hingga akses pembayaran internasional. Kehadiran mereka menjadi simbol strategis yang memungkinkan produk lokal menjangkau pasar global,” tutur Haemusri.

Menurutnya, pusat layanan tersebut adalah bukti nyata solidnya hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong ekspor yang lebih agresif dan terarah.

“Export Center ini hadir karena sinergi yang sangat baik antara pemerintah pusat dan daerah. Harapan kami, ekspor bukan hanya dimulai, tetapi dipercepat, diarahkan, dan diatur melalui kebijakan yang jelas. Ini penting agar ekspor kita tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar menghasilkan,” tegasnya.

Haemusri menyebut, fokus ekspor daerah ke depan harus diarahkan pada produk-produk yang memiliki nilai kompetitif tinggi. Selain damar batu, potensi komoditas kehutanan, perkebunan, serta produk turunan kelautan juga dinilai mampu menguatkan posisi Balikpapan sebagai salah satu pintu ekspor Kalimantan Timur.

"Dengan meningkatnya perhatian pada sektor nonmigas dan semakin solidnya kerja sama antarinstansi, pemerintah berharap komoditas lokal lainnya juga bisa ikut diekspor, sehingga performa ekspor Balikpapan dapat kembali meningkat dalam beberapa bulan ke depan," harapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekspor #Damar Batu #balikpapan