KALTIMPOST.ID - Reputasi Blue Sky Hotel Balikpapan sebagai best food in town bukan sekadar julukan. Selama puluhan tahun, hotel legendaris yang juga menjadi salah satu pilar pariwisata kota ini dikenal sebagai tempat makan yang konsisten menjaga cita rasa, menghadirkan pengalaman kuliner yang diingat oleh warga lokal maupun tamu luar kota.
General Manager Blue Sky Hotel Balikpapan I Nyoman Bandisa Sastika, mengatakan, nama besar Blue Sky di dunia kuliner dibangun dari konsistensi rasa yang tidak berubah sejak pertama berdiri. Termasuk di salah satu restorannya, yakni Sushi Ten yang menyajikan masakan Jepang.
“Teman-teman di luar itu sudah mengenal bahwa kalau urusan makanan, mereka pasti melihat kita sebagai trendsetter. Konsistensi resep itu tidak boleh berubah. Itu yang membuat pelanggan tetap datang dan repeat order,” kata Bandisa.
Blue Sky terus memperkuat branding sebagai hotel yang menyediakan referensi kuliner bagi pendatang. Apalagi sebagai kota transit, Balikpapan menerima banyak tamu baru yang mencari tempat makan representatif.
“Kota ini kota transit. Yang sudah lama di sini tahu, tapi yang baru datang mungkin butuh sumber informasi tentang tempat makan yang sesuai dengan taste mereka,” ujarnya.
Dengan tiga outlet restoran unggulan, Sushi Ten, Golden Palace dan Garden Restaurant, Blue Sky Hotel menggabungkan pengalaman kuliner Jepang, Tiongkok, barat hingga makanan keluarga dalam satu kawasan. Setiap outlet memiliki ciri khas tersendiri, namun semuanya tetap berpegang pada prinsip utama, kualitas dan konsistensi rasa.
"Lewat tradisi panjang, inovasi makanan, dan standar kualitas yang dijaga ketat, Blue Sky Hotel Balikpapan terus mempertahankan gelarnya sebagai best food in town," tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo