KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Kaltim kembali menunjukkan pola menguat di sejumlah daerah. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana menegaskan bahwa distribusi kunjungan wisnus pada Oktober 2025 mengalami peningkatan merata, dengan satu daerah mencatat lonjakan paling mencolok.
“Jika dirinci berdasarkan kabupaten/kota tujuan, maka pada Oktober 2025 pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara tertinggi dibandingkan dengan Oktober 2024 adalah perjalanan menuju Berau, mencapai 39,73 persen,” ujar Yusniar.
Dia menjelaskan, setelah Berau, tren peningkatan juga terlihat kuat di beberapa daerah lain. Paser mencatat kenaikan 36,35 persen, disusul Kutai Timur 30,03 persen, Bontang 25,66 persen, Kutai Barat 22,09 persen, serta Mahakam Ulu 21,75 persen.
“Selain itu, Kutai Kartanegara tumbuh 20,83 persen, Samarinda 20,37 persen, Balikpapan 17,66 persen, dan Penajam Paser Utara 4,84 persen,” tambahnya.
Tidak hanya periode bulanan, tren positif juga terlihat pada akumulasi perjalanan Januari-Oktober 2025. Yusniar mengungkapkan bahwa Paser menjadi daerah dengan pertumbuhan perjalanan wisnus tertinggi secara kumulatif. “Selama Januari hingga Oktober 2025, Paser tumbuh 51,59 persen dan menjadi yang tertinggi di Kaltim,” jelasnya.
Posisi berikutnya diisi Kutai Kartanegara dengan pertumbuhan 37,21 persen, disusul Bontang 36,22 persen, dan Berau 34,04 persen. Kenaikan juga tercatat di Penajam Paser Utara (32,81 persen), Samarinda (32,53 persen), Balikpapan (31,04 persen), Kutai Timur (20,65 persen), serta Kutai Barat (20,48 persen).
Namun, tidak semua daerah mengalami peningkatan. Mahakam Ulu menjadi satu-satunya wilayah yang mencatat penurunan perjalanan wisnus secara kumulatif, yakni minus 6,58 persen. (*)
Editor : Ismet Rifani