Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Edukasi Keselamatan, Astra Motor Kaltim 1 Ajak Pengendara Sepeda Motor Kopling Lebih Disiplin

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 18 Desember 2025 | 18:24 WIB
Astra Motor Kaltim 1 yang memberikan edukasi terkait sepeda motor kopling.
Astra Motor Kaltim 1 yang memberikan edukasi terkait sepeda motor kopling.

KALTIMPOST.ID-Sepeda motor kopling masih menjadi salah satu jenis kendaraan roda dua yang cukup digemari masyarakat Balikpapan.

Selain dikenal lebih responsif dan bertenaga, motor kopling juga memberikan sensasi berkendara yang berbeda dibandingkan motor matik.

Namun di balik keunggulannya, motor kopling menuntut konsentrasi dan pemahaman teknik berkendara yang lebih baik agar tetap aman di jalan.

Perbedaan antara motor matik dan motor kopling sebenarnya tidak terlalu signifikan dari sisi fungsi dasar. Keduanya sama-sama digunakan sebagai alat transportasi harian.

“Perbedaannya terletak pada sistem transmisi. Motor kopling menggunakan perpindahan gigi secara manual. Sementara motor matik bekerja secara otomatis. Karena itulah, pengendara motor kopling dituntut lebih fokus dalam mengatur kopling, gas, dan rem secara bersamaan,” ungkap Officer Astra Motor Kaltim 1 Adit Wicaksana.

Melihat kondisi tersebut, Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah tips penting bagi masyarakat.

Khususnya pengendara pemula, agar bisa mengendarai motor kopling dengan aman dan nyaman.

Langkah pertama yang perlu dipahami adalah mengenali cara kerja motor kopling. Tuas kopling terletak di tangan kiri pengendara.

Sedangkan tuas rem depan berada di tangan kanan. Saat tuas kopling ditarik, lempeng kopling akan tertekan sehingga tenaga mesin terputus sementara.

“Pada kondisi itulah pengendara bisa memindahkan gigi dengan lebih mudah. Fungsi utama kopling adalah memutus dan menyambung tenaga mesin ke transmisi agar perpindahan gigi berjalan halus,” terangnya.

Selanjutnya, pengendara juga perlu mengoptimalkan perpindahan gigi. Idealnya, perpindahan gigi dilakukan pada putaran mesin sekitar 2.300 hingga 2.500 rpm.

Meski demikian, angka tersebut tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena karakter setiap motor berbeda.

Pengendara disarankan membiasakan diri mengenali respons mesin dan mengambil rpm yang lebih rendah agar perpindahan gigi tetap halus serta mengurangi risiko mesin cepat aus.

Tips berikutnya adalah memahami penggunaan engine brake. Engine brake merupakan salah satu keunggulan motor kopling yang berfungsi membantu proses pengereman melalui perlambatan mesin saat pengendara melepas tuas gas.

“Teknik ini sangat membantu ketika berkendara dengan kecepatan tinggi atau saat menghadapi jalan menurun, karena bisa mengurangi beban pada rem dan meningkatkan kontrol kendaraan,” tuturnya.

Selain teknik berkendara, pengendara juga dituntut untuk terus mempelajari cara berkendara yang aman sesuai standar keselamatan.

Pemahaman teknik saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan sikap berkendara yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.

Adit menegaskan, keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama setiap pengendara motor, termasuk pengguna motor kopling.

Melalui edukasi itu, Astra Motor Kaltim 1 berharap masyarakat Balikpapan dapat semakin memahami teknik berkendara motor kopling secara benar.

Sehingga tidak hanya menikmati performa kendaraan, tetapi juga mampu menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Kelengkapan berkendara juga harus diperhatikan mengingat penggunaan helm, sarung tangan, jaket, dan sepatu adalah modal utama berkendara. Jangan lupa selalu mengutamakan keselamatan dengan prinsip #cari_AMAN di manapun dan kapanpun berkendara,” ujar Adit. (rd)

Editor : Romdani.
#sepeda motor #penajam paser utara #edukasi keselamatan #ibu kota nusantara #Kutai Barat #Astra Motor Kaltim 1