Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kadin Samarinda Desak Stimulus untuk Selamatkan Usaha, Investasi Ditahan hingga Restrukturisasi Kredit

Raden Roro Mira Budi Asih • Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:55 WIB
PILIHAN: Banyak pengusaha memilih menahan ekspansi, menunda investasi, hingga melakukan efisiensi operasional demi menjaga kelangsungan usaha.
PILIHAN: Banyak pengusaha memilih menahan ekspansi, menunda investasi, hingga melakukan efisiensi operasional demi menjaga kelangsungan usaha.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tekanan ekonomi memaksa pelaku usaha mengambil langkah bertahan. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Samarinda Muhammad Ridwan mengungkapkan, banyak pengusaha memilih menahan ekspansi, menunda investasi, hingga melakukan efisiensi operasional demi menjaga kelangsungan usaha.

“Untuk strategi kami sebagai pengusaha, akhirnya tidak banyak melakukan investasi. Penambahan alat atau unit tidak dilaksanakan. Yang ada saja kita pelihara,” kata Ridwan.

Dia menyebut, kondisi usaha yang sepi juga berdampak pada arus kas perusahaan. Bahkan, sebagian pelaku usaha sudah mulai melakukan restrukturisasi kredit karena pendapatan menurun. “Beberapa teman sudah mulai melakukan restrukturisasi kredit. Karena memang sepi, dampaknya besar sekali,” ujarnya.

Tekanan tersebut membuat pengusaha tidak punya banyak pilihan selain melakukan efisiensi pada sumber daya manusia (SDM). Ridwan mengakui, pengurangan tenaga kerja menjadi keputusan yang sulit tetapi tak terhindarkan. “SDM pasti ada pengurangan, mau tidak mau, suka tidak suka,” tegasnya.

Dalam kondisi tersebut, Ridwan menilai peran pemerintah menjadi sangat krusial. Dia mendorong agar kegiatan pemerintah yang dananya sudah tersedia segera dilaksanakan, sehingga uang bisa cepat berputar di masyarakat. “Saran saya, kegiatan pemerintah yang didanai APBD bisa segera dilaksanakan supaya uang itu cepat berputar di masyarakat,” ujarnya.

Selain percepatan belanja, Ridwan juga berharap adanya stimulus untuk meringankan beban pelaku usaha, mulai dari relaksasi pajak hingga penyederhanaan perizinan yang dinilai masih kompleks.

“Kalau bisa jangan ditambah bebannya. Kami berharap ada stimulus, relaksasi pajak dan kemudahan perizinan,” katanya. Menurutnya, dunia usaha tidak ingin berjalan sendiri menghadapi tekanan ekonomi. Tanpa dukungan kebijakan, dampak lanjutan dikhawatirkan semakin meluas, terutama pada tenaga kerja.

“Jangan sampai kami sudah babak belur di lapangan, tapi pemerintah tidak ada dukungan. Harapannya kita jalan bareng-bareng menghadapi kondisi ini,” ucap Ridwan.

Da menegaskan, stimulus dan relaksasi bukan semata untuk menyelamatkan pengusaha, tetapi juga untuk mencegah dampak sosial yang lebih besar akibat pengurangan tenaga kerja dan melemahnya aktivitas ekonomi. “Paling tidak bebannya dikurangi, supaya dampaknya tidak terus ke pengurangan tenaga kerja,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#investasi #kelangsungan usaha #pengusaha #kadin #ekspansi #samarinda #Efisiensi Operasional