Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Inflasi Seluruh Daerah di Kaltim Meningkat: Cuma Satu Daerah Ini Paling Rendah

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 21 Desember 2025 | 13:11 WIB

 

Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.    
Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.  

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tekanan inflasi pada triwulan III 2025 terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Bank Indonesia mencatat, secara spasial inflasi di seluruh kabupaten dan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kaltim meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya, kecuali Balikpapan.

Disampaikan Kepala Kantor Perwakilan (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto, peningkatan inflasi tersebut sejalan dengan menguatnya tekanan pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau di sebagian besar daerah.

Pada triwulan III 2025, inflasi tertinggi di Kaltim tercatat di Penajam Paser Utara dan Samarinda. Masing-masing mencatat inflasi 2,83 persen (yoy) dan 2,16 persen (yoy). Selanjutnya, inflasi juga tercatat di Berau 1,86 persen (yoy), sementara Balikpapan menjadi daerah dengan inflasi terendah, yakni 1,15 persen (yoy).

Sementara itu, jika dilihat secara regional Kalimantan, seluruh provinsi juga mengalami peningkatan inflasi pada triwulan III 2025. Dalam perbandingan antarprovinsi, inflasi Kaltim tercatat berada pada level terendah.

Dia merinci, inflasi Bumi Etam tercatat 1,77 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan Kalimantan Barat 1,94 persen (yoy), Kalimantan Tengah 2,35 persen (yoy), Kalimantan Utara 2,32 persen (yoy), dan Kalimantan Selatan yang mencapai 2,91 persen (yoy).

Dengan kondisi tersebut, Bank Indonesia menilai dinamika inflasi di Kaltim tetap perlu diwaspadai, terutama pada kelompok pangan, meski secara regional posisinya masih relatif lebih rendah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan. (*)

Editor : Sukri Sikki
#bank indonesia (bi) #inlasi #Budi Widihartanto #balikpapan