Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ayo Jadi Pahlawan Ekonomi dengan Liburan Nataru di Kaltim Aja

Nugroho Pandu Cahyo • Selasa, 23 Desember 2025 | 16:47 WIB
Ketua PUTRI Kalimantan Timur, Dian Rosita.
Ketua PUTRI Kalimantan Timur, Dian Rosita.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Tahun 2025 relatif berat bagi kebanyakan masyarakat Kaltim. Tekanan ekonomi yang bertubi-tubi membuat kita harus bekerja ekstra keras.

Maka, setelah semua upaya terbaik yang telah kita keluarkan, di penghujung tahun, di periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), mari kita beri penghargaan untuk diri kita dan keluarga tercinta dengan berlibur.

Liburannya di Kaltim Aja, karena selain destinasi wisatanya sudah lengkap, kita sekaligus bisa menjadi pahlawan ekonomi kerakyatan. Dalam setahun, sedikitnya ada 3 waktu yang pas banget untuk berlibur. Yakni libur Lebaran Idulfitri, libur sekolah di pertengahan tahun, dan libur Nataru.

Ketiga periode ini punya ciri yang berbeda. Misalnya libur sekolah tengah tahun, anak-anak libur tapi orang tua tetap bekerja seperti biasa. Kecuali kalau bertepatan dengan libur nasional.

Kalau libur Lebaran Idulfitri yang relatif agak panjang, hampir semua usaha meliburkan pekerjanya, sekolah pun sama. Namun waktu yang ada cenderung dipakai untuk mudik. Sehingga jalan-jalan ke tempat wisata hanya menjadi aktivitas pendukungnya saja.

Sementara libur Nataru, mayoritas peker

ja mendapatkan libur yang bertepatan dengan libur sekolah juga. Dan karena waktu liburnya tidak terlalu panjang, serta kecenderungan umat Nasrani melakukan ibadah Natal di gerejanya masing-masing.

Kebiasaan mudik tidak terjadi di periode ini. Sehingga tepat lah sudah, agenda jalan-jalan ke tempat yang menyenangkan bisa dimaksimalkan. Bukan hanya bagi kaum Nasrani, tapi juga untuk semua orang.

MERENCANAKAN LIBURAN

Setelah waktu liburan tersedia, tabungan pun cukup, hal selanjutnya yang harus kita pikirkan adalah tempat tujuan wisata. Mau ke mana? Ini yang kerap menjadi kebimbangan, kan? Sedikit tips dari saya, saat menentukan tujuan wisata, kita harus duduk bareng keluarga. Libatkan semua anggota keluarga, tanya apa yang mereka suka. Itu pertama.

Kemudian, kita harus memahami bahwa tidak ada, saya tekankan … tidak ada satupun tempat wisata yang mampu memuaskan semua anggota keluarga. Misalnya ke pantai, anak-anak pasti suka, si ayah pun sama, tapi kaum ibu belum tentu. Biasalah, takut panas. Skin care mahal, Cin.

Pun jika ke taman bermain, anak-anak suka, ibu dan ayah bisa cengoh sambil nunggu anaknya bermain. Ke mal? Ini sih, ibu pasti suka banget, anak-anak juga, tapi ayah? Percayalah, hanya sedikit pria berkeluarga yang suka jalan-jalan ke mal. Itu bukan tempat yang bapakable banget.

Karena itu, di periode libur panjang kali ini, catat semua keinginan anggota keluarga. Lalu mulai rencanakan tur wisata. Contohnya, di momen Natal umumnya ada waktu libur 2-3 hari. Itu bisa digunakan untuk bepergian ke tempat yang agak jauh. Misalnya ke pantai alami yang tersebar di Kukar, Kutim, PPU, hingga Berau. Biarkan bapak-bapak yang memilih, tempat asri mana yang dia suka.

Kemudian di momen Tahun Baru, yang waktu liburnya relatif singkat. Berlibur di perkotaan adalah pilihan tepat. Malamnya bisa nonton pesta kembang api yang meriah, besoknya mengunjungi destinasi wisata dalam kota, malamnya lagi jalan-jalan ke mal. Semua happy.

DESTINASI WISATA KALTIM

Meski jalan-jalan keliling kota sudah termasuk liburan, tapi belum lengkap kalau belum mengunjungi destinasi wisata. Soal ini jangan khawatir. Kalimantan Timur punya stok destinasi wisata yang komplet.

Mau wisata alam, ada pantai yang adem dan berenangable seperti Panritalopi Beach dan sekitarnya. Pantai dengan fasilitas homestay modern banyak tersebar di Balikpapan, Villa Lembayung misalnya. Pantai dengan perairan biru yang mengagumkan ada banyak di Berau. Ataupun pantai khas Kalimantan lainnya yang tersebar di sepanjang pesisir PPU dan Paser.

Wisata alam lain, misalnya air terjun, yang dekat ada Pesona Perjiwa di Tenggarong Seberang dan puluhan lain di Kutai Barat kalau mau agak jauh. Ada pula negeri di atas awan yang memukai di Gunung Boga, Paser. Wisata bahari alias menikmati laut dari atas kapal, bisa ke Healing In Bontang atau kapal wisata Pulau Miang.

Destinasi keluarga bertema hewan juga ada di Rumah Ulin Arya dan Naureen Mini Garden, keduanya di Samarinda. Wisata permainan ada Samarinda Theme Park, Mahakam Lampion Garden, DeJamur Land, hingga Lake View. Untuk yang mau menikmati suasana danau, ada Teras Alam Ulin, Kembang Jaong, hingga Langit Timur.

Mau berenang tapi yang dekat-dekat aja? Aduh, banyak banget ini pilihannya. Di Samarinda misalnya, untuk kolam renang keluarga ada Taman Salma Shofa dan Kebun Ndesa. Mau waterpark, ada Jessica Waterpark, Kayyisa Waterpark, dan buanyak lagi.

Sementara kalau mau berenang di kolam ombak bisa ke Pemandian Serayu, masih di Tanah Merah, ada Jungle Water World yang kolamnya banyak ragamnya. Di Kukar, waterpark yang oke ada Family Waterpark Sukarame, Family Waterpark Separi yang baru nambah wahana, dan BBS Waterpark di Muara Badak.

Mau wisata budaya dan sejarah? Bisa ke Museum Mulawarman, Ladang Budaya, hingga Desa Budaya Pampang. Saking banyaknya, saya sampai gak bisa sebutkan semua (maaf ya anggota PUTRI yang tidak disebutkan, takut kepanjangan aja ini mah).

Intinya, destinasi wisata di Kaltim ini lengkap banget. Fasilitas dan pelayanannya sudah oke, keamanan juga terjamin. Saya tahu ini, karena mayoritas destinasi wisata di Kaltim tergabung di Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) yang di provinsi ini saya adalah ketuanya.

MENJADI PAHLAWAN EKONOMI

Well, kita sampai di bagian akhir. Ini adalah topik yang ingin saya bawa, karena seperti yang kita tahu, sepanjang 2024 dan 2025, daya beli kita sedang turun. Itulah kenapa saya menyerukan Liburan di Kaltim Aja. Supaya uang yang nanti akan kita belanjakan, berputar di Kaltim saja.

Kalau banyak uang yang berputar di kawasan sendiri, roda perekonomian kita akan otomatis terjaga. Syukur-syukur bisa meningkatkan. Sedikit detail tentang topik ini, pariwisata itu adalah industri yang menaungi destinasi wisata, perhotelan dan penginapan, usaha makanan, transportasi, hingga oleh-oleh.

Banyak stakeholder yang terlibat, dan kebetulan merupakan semua yang kita butuhkan saat berlibur. Ambil contoh, Anda yang warga Samarinda berkunjung ke Balikpapan. Pada hal apa saja Anda mengeluarkan uang?

Pertama pasti transportasi, kemudian butuh tempat menginap, tempat makan, tempat belanja, tempat wisata, hingga toko oleh-oleh. Lihat, uang Anda benar-benar terserap di sektor pariwisata.

Dalam satu kunjungan saja, Anda telah membelanjakan uang ke beberapa usaha wisata. Yang para penyedia produk dan jasa wisata itu, akan kembali berbelanja bahan baku ataupun keperluan keluarganya ke toko-toko lokal lagi.

Dalam siklus ini, terjadilah praktik ekonomi kerakyatan. Uang dari rakyat, dibelanjakan ke usaha rakyat (karena mayoritas swasta), dan kembali dibelanjakan ke usaha lain milik rakyat. Begitu seterusnya.

Di masa ekonomi sulit seperti sekarang, menjaga perputaran uang lokal adalah hal yang sangat vital. Karena jika terjadi ketimpangan, inflasi menanti di depan mata. Sesuatu yang sangat kita hindari, bukan? So, Gaes, mari Liburan di Kaltim Aja. Senengnya dapat, membantu daerahnya juga dapat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#natal dan tahun baru #liburan #destinasi #wisata #kaltim #nataru #tempat wisata #libur panjang