Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Makan Bergizi Gratis Diperluas, Ribuan Siswa Jadi Sasaran Awal 2026

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 24 Desember 2025 | 20:06 WIB
MAKAN BERSAMA: Beberapa siswa kelas 2 SD 002 di Kelurahan Bugis terlihat asyik menikmati menu MBG yang disajikan, pada hari pertama pelaksanaan MBG, Kamis (6/11).
MAKAN BERSAMA: Beberapa siswa kelas 2 SD 002 di Kelurahan Bugis terlihat asyik menikmati menu MBG yang disajikan, pada hari pertama pelaksanaan MBG, Kamis (6/11).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Balikpapan Selatan Damai Baru mulai menunjukkan progres signifikan.

Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga dirancang dengan sistem operasional dapur yang terstruktur dan berstandar tinggi.

Saat ditemui, Muhammad Refialdo KN, selaku Kepala SPPG Balikpapan Selatan Damai Baru menceritan, SPPG ini mulai beroperasi sejak 15 Desember dan masih melayani satu sekolah dasar dengan total 630 penerima manfaat. Operasional awal tersebut melibatkan 36 relawan dapur.

“Untuk saat ini relawan yang ada di sini berjumlah 36 orang, dan sementara pendistribusian kita melayani 630 penerima manfaat. Itu masih satu sekolah saja,” sebut Refialdo kepada wartawan.

Memasuki Januari 2026, cakupan layanan MBG akan diperluas ke tiga sekolah, yakni SD 003, SMK 4, dan SD 014. Dengan penambahan ini, jumlah penerima manfaat diproyeksikan meningkat menjadi 2.414 orang.

Bahkan, angka tersebut masih berpotensi bertambah menyusul kebijakan baru yang memasukkan guru dan tenaga kependidikan sebagai penerima manfaat.

“Nanti di awal tahun ada tiga sekolah dengan jumlah 2.414 penerima manfaat. Tapi ini kemungkinan akan naik lagi karena ada kebijakan baru, guru dan tenaga kependidikan juga masuk,” jelasnya.

Seiring dengan ekspansi tersebut, kebutuhan tenaga kerja juga meningkat. Berdasarkan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN), satu dapur MBG dapat mengakomodasi maksimal 47 relawan dapur serta tiga staf inti, yakni Kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi. Dengan demikian, total personel dalam satu dapur mencapai 50 orang dan dipimpin oleh seorang SEP atau chef.

“Secara juknis, 47 itu relawan dapur, ditambah tiga staf. Jadi totalnya 50 orang per dapur,” kata Refialdo. Ia juga memaparkan alur operasional dapur yang ketat. Penerimaan bahan baku dilakukan sehari sebelum distribusi, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 Wita.

Selanjutnya, relawan melakukan proses persiapan bahan hingga dini hari, dilanjutkan dengan proses memasak oleh koki dan porsi makanan sebelum subuh. “Masak dilakukan jam satu sampai jam empat pagi subuh, lalu proses porsi mulai jam empat,” ungkapnya.

Saat ini, distribusi makanan ke sekolah dilakukan pada pukul 06.00 hingga 06.15 Wita. Namun ke depan, sistem distribusi akan dibagi menjadi tiga waktu pengiriman, yakni pukul 07.00, 09.00, dan 12.00 Wita, mengikuti bertambahnya jumlah sekolah penerima. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pemenuhan gizi #siswa #Makan Bergizi Gratis #SPPG #Mbg